Senin, 21 Agustus 2017 | 20.56 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bawang Selundupan Marak Beredar Resahkan Petani

Bawang Selundupan Marak Beredar Resahkan Petani

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 16 Maret 2017 - 11:31 WIB

IMG-4714

Penyelundupan bawah merah-ilustrasi

Medan, kini.co.id – Saat ini para petani bawang merah di Sumatera Utara (Sumut) direshkan dengan maraknya bawang merah selundupan dari luar negeri. Bagaimana tidak, hal tersebut akan membuat para petani tertekan dikarenakan harga bawang selundupan dijual sangat murah.

“Kami sebagai petani terus terang tertekan dengan maraknya penyelundupan bawang merah ini, baik dari India, Thailand, maupun Malaysia,” ujar salah satu petani bawang merah, Giantoro (57), Kamis (16/3/2017).

Giantoro yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani Serba Jadi, menyebutkan, kalau saat ini petani bawang merah di daerah Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecematan Medan Marelan, Medan, akan memasuki masa panen.

Hal ini menjadi harapan banyak petani agar harga bawang di pesaran tetap normal. Ia berharap agar nantinya mereka dapat menjual hasil panen mereka dengan harga sesuai dan baik bagi petani dan masyarakat.

Sedangkan petani bawang lainnya, Koko, menyebutkan kalau harga bawang merah saat ini dijual dengan kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogramnya.

Namun, harga tersebut bisa menjadi sangat turun menjadi Rp18.000 jika ada bawang merah yang masuk dari luar.

ā€œItulah makanya, kami sebagai petani sangat berharap bawang merah selundupan dari luar negeri bisa dicegah,ā€ pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Lantamal I Belawan berhasil menggagalkan penyelundupan 30 ton bawang merah asal Thailand di wilayah Perairan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, yang diangkut menggunakan KM Kuala Kapias II oleh lima anak buah kapal.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...
Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:26 WIB

Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi

Wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menerapkan sistem ganjil genap di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mendapatkan tanggapan negatif.BTJP memberlakukan sistem ...
Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika
Sumatera Utara - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:24 WIB

Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika

Kejadian naas menimpa para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) di depan lokasi Pemandian Gundaling, Minggu (20/8/2017).Para mahasiswa ...
Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 11:20 WIB

Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling

Bus angkutan karyawan pabrik bernomor plat kendaraan B7212 TAA terguling di perempatan jalan lapangan Multiguna, Margahayu, Bekasi Timur, Senin (21/8/2017) ...
Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Senin, 21 Agustus 2017 - 01:03 WIB

Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan Partai Gerindra, PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan lampu hijau pada Pemilihan Gubernur ...
Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN
Jawa Barat - Minggu, 20 Agustus 2017 - 23:35 WIB

Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman mengatakan pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu tak hanya didukung PKS dan Gerindra ...