Minggu, 17 Desember 2017 | 20.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bawang Selundupan Marak Beredar Resahkan Petani

Bawang Selundupan Marak Beredar Resahkan Petani

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 16 Maret 2017 - 11:31 WIB

IMG-4714

Penyelundupan bawah merah-ilustrasi

Medan, kini.co.id – Saat ini para petani bawang merah di Sumatera Utara (Sumut) direshkan dengan maraknya bawang merah selundupan dari luar negeri. Bagaimana tidak, hal tersebut akan membuat para petani tertekan dikarenakan harga bawang selundupan dijual sangat murah.

“Kami sebagai petani terus terang tertekan dengan maraknya penyelundupan bawang merah ini, baik dari India, Thailand, maupun Malaysia,” ujar salah satu petani bawang merah, Giantoro (57), Kamis (16/3/2017).

Giantoro yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani Serba Jadi, menyebutkan, kalau saat ini petani bawang merah di daerah Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecematan Medan Marelan, Medan, akan memasuki masa panen.

Hal ini menjadi harapan banyak petani agar harga bawang di pesaran tetap normal. Ia berharap agar nantinya mereka dapat menjual hasil panen mereka dengan harga sesuai dan baik bagi petani dan masyarakat.

Sedangkan petani bawang lainnya, Koko, menyebutkan kalau harga bawang merah saat ini dijual dengan kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogramnya.

Namun, harga tersebut bisa menjadi sangat turun menjadi Rp18.000 jika ada bawang merah yang masuk dari luar.

“Itulah makanya, kami sebagai petani sangat berharap bawang merah selundupan dari luar negeri bisa dicegah,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Lantamal I Belawan berhasil menggagalkan penyelundupan 30 ton bawang merah asal Thailand di wilayah Perairan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, yang diangkut menggunakan KM Kuala Kapias II oleh lima anak buah kapal.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa
Jawa Tengah - Minggu, 17 Desember 2017 - 14:00 WIB

BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan, sebanyak 110 rumah di Kabupaten Cilacap, Jawa ...
PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Sabtu, 16 Desember 2017 - 19:44 WIB

PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng

Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mendukung pencalonan Sudirman Said sebagai calon gubernur Jawa Tengah dalam Pilkada 2018. Kepastian tersebut ...
Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:54 WIB

Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka

Kepala Bidang Pengelolaan IndustriPariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Mumuh Muhidin mengatakan persoalan festival durian Sindangwangi 2017 yang sempat ...
Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:11 WIB

Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat mendesak agar pimpinan pusat partai berlambang beringin itu mencabut dukungan bagi ...
Polisi sebut belum temukan indikasi  penyalahgunaan narkoba di acara DWP
DKI Jakarta - Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:39 WIB

Polisi sebut belum temukan indikasi penyalahgunaan narkoba di acara DWP

Pihak Polda Metro Jaya mengatakan sejauh ini belum didapatkan indikasi adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di ajang Djakarta Warehouse Project ...
Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 12:05 WIB

Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak

Penanganan darurat dampak gempabumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta masih terus ...