Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Sulawesi>Korupsi Dana Perluasan Bandara, Kepala dan 4 Pegawai BPN Ditahan

Korupsi Dana Perluasan Bandara, Kepala dan 4 Pegawai BPN Ditahan

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 16 Maret 2017 - 11:09 WIB

IMG-4713

Ilustrasi

Makassar, kini.co.id – Sebanyak lima orang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan baru (Sulselbar), Rabu (15/3/2017) malam kemarin.

Mereka adalah Kepala BPN Maros, Andi Nuzulia, serta empat orang oknum pegawai BPN Maros lainnya, yaitu Yakbi Hamka selaku kepala Sub Seksi Pengaturan Tanah Pemerintah, Hartawan Tahir selaku Kasubsi Pendaftaran, Muhtar selaku Juru Ukur dan Hijaz Zainuddin sebagai Kasi Survei Pengukuran dan Penataan Kota.

Kelimanya ditahan karena diduga telah melakukan korupsi dana perluasan lahan Bandara Sultan Hasanuddin dengan total kerugian negara hingga Rp300 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin, membenarkan adanya penahan dari kelima anggota BPN Maros tersebut.

“Mereka akan menjalani penahanan hingga 20 hari ke depan, untuk memudahkan penyidikan,” ungkap Salahuddin, dikutip dari Okezone, Kamis (16/3/2017).

Sekadar informasi, sebelumnya Kejati Sulselbar juga telah menahan sebanyak empat orang lain dari berbagai kalangan terkait kasus ini.

Mereka adalah Camat Mandai Maros, Machmud Osman; Kepala Desa Baji Mangai, Raba Nur; Kepala Dusun Bado-bado, Rasyid dan seorang Kepala UPTD Maros, St Rabiah.

Mereka semua diduga kuat telah melakukan kerjasama melakukan tindak pidana korupsi dana perluasan bandara dengan nilai proyek Rp500 miliiar pada tahun 2015 silam.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...