Kamis, 22 Februari 2018 | 01.37 WIB
KiniNEWS>Regional>Sulawesi>Korupsi Dana Perluasan Bandara, Kepala dan 4 Pegawai BPN Ditahan

Korupsi Dana Perluasan Bandara, Kepala dan 4 Pegawai BPN Ditahan

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 16 Maret 2017 - 11:09 WIB

IMG-4713

Ilustrasi

Makassar, kini.co.id – Sebanyak lima orang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan baru (Sulselbar), Rabu (15/3/2017) malam kemarin.

Mereka adalah Kepala BPN Maros, Andi Nuzulia, serta empat orang oknum pegawai BPN Maros lainnya, yaitu Yakbi Hamka selaku kepala Sub Seksi Pengaturan Tanah Pemerintah, Hartawan Tahir selaku Kasubsi Pendaftaran, Muhtar selaku Juru Ukur dan Hijaz Zainuddin sebagai Kasi Survei Pengukuran dan Penataan Kota.

Kelimanya ditahan karena diduga telah melakukan korupsi dana perluasan lahan Bandara Sultan Hasanuddin dengan total kerugian negara hingga Rp300 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin, membenarkan adanya penahan dari kelima anggota BPN Maros tersebut.

“Mereka akan menjalani penahanan hingga 20 hari ke depan, untuk memudahkan penyidikan,” ungkap Salahuddin, dikutip dari Okezone, Kamis (16/3/2017).

Sekadar informasi, sebelumnya Kejati Sulselbar juga telah menahan sebanyak empat orang lain dari berbagai kalangan terkait kasus ini.

Mereka adalah Camat Mandai Maros, Machmud Osman; Kepala Desa Baji Mangai, Raba Nur; Kepala Dusun Bado-bado, Rasyid dan seorang Kepala UPTD Maros, St Rabiah.

Mereka semua diduga kuat telah melakukan kerjasama melakukan tindak pidana korupsi dana perluasan bandara dengan nilai proyek Rp500 miliiar pada tahun 2015 silam.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...