Kamis, 24 Agustus 2017 | 10.13 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Waspada Cabai Impor Berformalin, Ini Bedanya

Waspada Cabai Impor Berformalin, Ini Bedanya

Reporter : Yudi | Kamis, 16 Maret 2017 - 10:51 WIB

IMG-4711

Waspada Cabai Impor Berformalin, Ini Bedanya. (Ilustrasi)

Probolinggo, kini.co.id – Cabai impor asal India yang beredar luas di pasar-pasar tradisional terutama di Kota Probolinggo, Jawa Timur, ternyata terindikasi mengandung formalin.

Hal tersebut merupakan hasil pebelitian dari beberapa sampel cabai impor yang disidak oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian Dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo dan telah dites di laboratorium Dinas Kesehatan Kota Probolinggo.

Kasi UKM dan Perdagangan DKUPP Kota Probolinggo, Sugeng Riyadi, mengatakan ada beberapa cara untuk membedakannya. Menurutnya, cabai impor dari India dijual dalam kondisi yang telah dikeringkan.

“Dengan bentuk fisik yang lebih kaku, lebih kering, mengkilap dan berwarna merah pekat, serta dapat disimpan hingga satu bulan,” lanjutnya, mengutip JPNN, Kamis (16/3/2017).

Sedangkan cabai lokal merupakan kebalikannya dengan bentuk yang lebih lunak, mengandung lebih banyak air, berwarna pudar dan hanya betahan selama tiga hari jika disimpan.

“Perbedaan fisik tersebut, bisa menjadi acuan masyarakat agar lebih berhati-hati, dalam membeli cabai di pasaran,” tutur Sugeng.

Cabai rawit lokal sendiri juga dijual dengan harga mahal berkisar Rp150 hingga Rp 160 ribu per kilogramnya. Sementara cabai impor hanya dijual dengan harga sekira Rp60 ribu per kilogram.

Namun, walaupun begitu masih banyak konsumen yang lebih memilih cabai lokal karena masih segar.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...