Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.04 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dipukuli Satpol PP, Awak Media Demo Kantor Gubsu

Dipukuli Satpol PP, Awak Media Demo Kantor Gubsu

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 15 Maret 2017 - 16:41 WIB

IMG-4707

kabag Humas yang menemui wartawan saat demo. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Meski dilindungi Undang-undang, profesi jurnalis seolah tak pernah lepas dari kekerasan.

Kekerasan kembali terjadi dan menimpa jurnalis di Medan. Kali ini personil Satpol PP Pemprovsu memukul seorang wartawan Bumantara Benny Pasaribu.

Bukan cuma Benny, wartawan lainnya yang bernama Edoy juga menerima makian dan kata-kata kasar dari oknum oknum Bantuan Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Bansatpol PP) Pemprovsu, bernama Awaluddin tersebut.

Untuk itu sebagai aksi solidaritas, jurnalis Kota Medan pun melakukan demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Koordinator aksi, Iqbal mendesak agar pemerintah tidak mengkerdilkan profesi wartawan lewat kekerasan seperti yang dilakukan oknum Satpol PP tersebut.

“Kami bukan musuh pemerintah atau siapapun. Kami hanya bertugas mencari berita. Senjata kami hanya kata-kata dan pena. Jadi jangan tantang kami berduel, kami bukan preman,” teriak Iqbal berorasi.

Mereka juga meminta oknum Satpol PP bernama Awaluddin itu dipecat. Selain itu mereka meminta semua Satpol PP dites urinnya karena diduga memakai narkoba.

“Keberadaan Bansatpol PP hanyalah menghabis-habiskan anggaran Pendapatan Pemprovsu. Untuk itu kami tegaskan, kami minta pelaku untuk segera dipecat dan lakukan test urine terhadap petugas Satpol PP. Karena yang kami lihat petugas Satpol PP yang berada di Kantor Gubernur ini hanya duduk-duduk dan ketawa-ketawa,” kata Iqbal lagi.

Di tengah aksi, Kabag Humas Setdaprovsu, Indah D Kumala mencoba menemui wartawan yang sedang aksi.

“Saya kemari mewakili Gubernur dan Wagubsu. Kami akan minta teman-teman untuk menyampaikan aspirasinya dengan baik. Kami akan terima semua aspirasi dari teman-teman wartawan,” sebut Indah.

Namun, tanggapan Indah tersebut langsung ditolak oleh massa aksi. Mereka tak ingin ditemui Humas, melainkan langsung oleh petinggi Pemprovsu.

“Kami gak mau perwakilan, kami mau pimpinan langsung yang turun menemui kami,” teriak massa aksi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...