Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dipukuli Satpol PP, Awak Media Demo Kantor Gubsu

Dipukuli Satpol PP, Awak Media Demo Kantor Gubsu

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 15 Maret 2017 - 16:41 WIB

IMG-4707

kabag Humas yang menemui wartawan saat demo. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Meski dilindungi Undang-undang, profesi jurnalis seolah tak pernah lepas dari kekerasan.

Kekerasan kembali terjadi dan menimpa jurnalis di Medan. Kali ini personil Satpol PP Pemprovsu memukul seorang wartawan Bumantara Benny Pasaribu.

Bukan cuma Benny, wartawan lainnya yang bernama Edoy juga menerima makian dan kata-kata kasar dari oknum oknum Bantuan Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Bansatpol PP) Pemprovsu, bernama Awaluddin tersebut.

Untuk itu sebagai aksi solidaritas, jurnalis Kota Medan pun melakukan demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Koordinator aksi, Iqbal mendesak agar pemerintah tidak mengkerdilkan profesi wartawan lewat kekerasan seperti yang dilakukan oknum Satpol PP tersebut.

“Kami bukan musuh pemerintah atau siapapun. Kami hanya bertugas mencari berita. Senjata kami hanya kata-kata dan pena. Jadi jangan tantang kami berduel, kami bukan preman,” teriak Iqbal berorasi.

Mereka juga meminta oknum Satpol PP bernama Awaluddin itu dipecat. Selain itu mereka meminta semua Satpol PP dites urinnya karena diduga memakai narkoba.

“Keberadaan Bansatpol PP hanyalah menghabis-habiskan anggaran Pendapatan Pemprovsu. Untuk itu kami tegaskan, kami minta pelaku untuk segera dipecat dan lakukan test urine terhadap petugas Satpol PP. Karena yang kami lihat petugas Satpol PP yang berada di Kantor Gubernur ini hanya duduk-duduk dan ketawa-ketawa,” kata Iqbal lagi.

Di tengah aksi, Kabag Humas Setdaprovsu, Indah D Kumala mencoba menemui wartawan yang sedang aksi.

“Saya kemari mewakili Gubernur dan Wagubsu. Kami akan minta teman-teman untuk menyampaikan aspirasinya dengan baik. Kami akan terima semua aspirasi dari teman-teman wartawan,” sebut Indah.

Namun, tanggapan Indah tersebut langsung ditolak oleh massa aksi. Mereka tak ingin ditemui Humas, melainkan langsung oleh petinggi Pemprovsu.

“Kami gak mau perwakilan, kami mau pimpinan langsung yang turun menemui kami,” teriak massa aksi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:02 WIB

Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan

Disuruh segera pindah, warga yang tinggal di pinggir rel kereta api mendatangi DPRD Medan.Mereka yang terdiri dari warga warga lingkungan ...
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...