Minggu, 25 Juni 2017 | 03.56 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Ditemui Hary Tanoe, Anies-Sandi, Ini Pesan Ketua PBNU

Ditemui Hary Tanoe, Anies-Sandi, Ini Pesan Ketua PBNU

Reporter : Rakisa | Selasa, 14 Maret 2017 - 20:45 WIB

IMG-4698

Deklarasi Perindo dan pasangan Anies-Sandi saat berkunjung ke kantor PBNU untuk bertemu KH Said Aqil Siraj. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Usai menggelar deklarasi dukungan politiknya Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo didampingi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengunjungi kantor PBNU untuk bertemu KH Said Aqil Siraj.

Kedatangan mereka beserta tim diterima langsung oleh Kiai Said Aqil Siraj dan beberapa pengurus di salah satu ruangan.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, Hary Tanoe duduk di kursi deretan sebelah kanan, dekat dengan Said Aqil. Sementara di samping kanan Hary Tanoe, duduk Anies Baswedan, lalu Sandiaga.

Hary Tanoe kemudian menyampaikan tujuan kunjungannya bersama pasangan Anies-Sandiaga.

Hary Tanoe menjelaskan berbagai pertimbangan kenapa kemudian memutuskan untuk mendukung Anies-Sandiaga di pilkada Jakarta putaran kedua. Menurut dia visi dan misi kepemimpinan pasangan tersebut senada.

“Yang dibutuhkan Jakarta yaitu menata dengan merata,” kata Hary Tanoe kepada Kiai Said Aqil, Selasa (14/3) di PBNU.

Hary menyebutkan saat ini butuh seorang pemimpin yang dimiliki semua. Dan Jakarta membutuhkan hal itu. Sebab jika terus terjadi gejolak, maka menurut Bos MNC Grup itu, dikhawatirkan investasi nggak masuk dan terganggu.

Setelah mendengarkan apa yang disampaikan Hary Tanoe, Said Aqil kemudian berbicara dengan diawali memperkenalkan pengurus yang duduk di sebelah kirinya.

Kiai Said Aqil berpesan agar pilkada dapat dilaksanakan dengan lancar. Dia mendoakan agar pesta demokrasi berlangsung baik.

Kaia Said menyatakan bahwa pertemuan kali ini bukan untuk memberikan dukungan PBNU kepada Anies-Sandi. Melainkan hanya sekedar silaturrahim biasa dalam menyamakan pandangan.

“PBNU tidak bisa memberikan dukungan politik. Ini hanya sekedar silaturrahim. Ada hubungan, menyamakan persepsi menyamakan visi-misi yang pas untuk kepentingan semuanya,” ujar Kiai Said.

Namun demikian, KainSaid mengatakan, dia tidak membatasi warga NU untuk memilih pasangan calon tertentu, bahkan menjadi tim kampanye pasangan calon tertentu juga boleh.

“Apalagi saya, nggak kemana-mana (tidak mendukung paslon tertentu). Saya hanya bisa mendoakan,” ujar Said.

Kiai Said berpesan bahwa hal yang sangat penting agar diperhatikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mendatang, yaitu pendidikan dan antisipasi terhadap gerakan radikalisme. Ia menilai bahwa Anies dan Sandi yakin mampu merealisasikan hal itu.

“Kalau pak Anies jadi gubernur, pasti bisa membangun Islam yang moderat. Islam yang bermartabat, bukan Islam yang abal-abal, yang emosional. Islam yang bermartabat dan berbudaya,”

“Dan saya yakin, beliau mantan Rektor, mantan Menteri, intelektual (lulusan) amerika. Saya yakin beliau punya padangan sama lah dengan kita,” ditambahkan Kia Said.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...