Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.54 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Ditemui Hary Tanoe, Anies-Sandi, Ini Pesan Ketua PBNU

Ditemui Hary Tanoe, Anies-Sandi, Ini Pesan Ketua PBNU

Reporter : Rakisa | Selasa, 14 Maret 2017 - 20:45 WIB

IMG-4698

Deklarasi Perindo dan pasangan Anies-Sandi saat berkunjung ke kantor PBNU untuk bertemu KH Said Aqil Siraj. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Usai menggelar deklarasi dukungan politiknya Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo didampingi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, mengunjungi kantor PBNU untuk bertemu KH Said Aqil Siraj.

Kedatangan mereka beserta tim diterima langsung oleh Kiai Said Aqil Siraj dan beberapa pengurus di salah satu ruangan.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, Hary Tanoe duduk di kursi deretan sebelah kanan, dekat dengan Said Aqil. Sementara di samping kanan Hary Tanoe, duduk Anies Baswedan, lalu Sandiaga.

Hary Tanoe kemudian menyampaikan tujuan kunjungannya bersama pasangan Anies-Sandiaga.

Hary Tanoe menjelaskan berbagai pertimbangan kenapa kemudian memutuskan untuk mendukung Anies-Sandiaga di pilkada Jakarta putaran kedua. Menurut dia visi dan misi kepemimpinan pasangan tersebut senada.

“Yang dibutuhkan Jakarta yaitu menata dengan merata,” kata Hary Tanoe kepada Kiai Said Aqil, Selasa (14/3) di PBNU.

Hary menyebutkan saat ini butuh seorang pemimpin yang dimiliki semua. Dan Jakarta membutuhkan hal itu. Sebab jika terus terjadi gejolak, maka menurut Bos MNC Grup itu, dikhawatirkan investasi nggak masuk dan terganggu.

Setelah mendengarkan apa yang disampaikan Hary Tanoe, Said Aqil kemudian berbicara dengan diawali memperkenalkan pengurus yang duduk di sebelah kirinya.

Kiai Said Aqil berpesan agar pilkada dapat dilaksanakan dengan lancar. Dia mendoakan agar pesta demokrasi berlangsung baik.

Kaia Said menyatakan bahwa pertemuan kali ini bukan untuk memberikan dukungan PBNU kepada Anies-Sandi. Melainkan hanya sekedar silaturrahim biasa dalam menyamakan pandangan.

“PBNU tidak bisa memberikan dukungan politik. Ini hanya sekedar silaturrahim. Ada hubungan, menyamakan persepsi menyamakan visi-misi yang pas untuk kepentingan semuanya,” ujar Kiai Said.

Namun demikian, KainSaid mengatakan, dia tidak membatasi warga NU untuk memilih pasangan calon tertentu, bahkan menjadi tim kampanye pasangan calon tertentu juga boleh.

“Apalagi saya, nggak kemana-mana (tidak mendukung paslon tertentu). Saya hanya bisa mendoakan,” ujar Said.

Kiai Said berpesan bahwa hal yang sangat penting agar diperhatikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta mendatang, yaitu pendidikan dan antisipasi terhadap gerakan radikalisme. Ia menilai bahwa Anies dan Sandi yakin mampu merealisasikan hal itu.

“Kalau pak Anies jadi gubernur, pasti bisa membangun Islam yang moderat. Islam yang bermartabat, bukan Islam yang abal-abal, yang emosional. Islam yang bermartabat dan berbudaya,”

“Dan saya yakin, beliau mantan Rektor, mantan Menteri, intelektual (lulusan) amerika. Saya yakin beliau punya padangan sama lah dengan kita,” ditambahkan Kia Said.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...