Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Lampung>3 Hari Terendam Banjir, Pemerintah Mesuji Belum Siapkan Pengungsian

3 Hari Terendam Banjir, Pemerintah Mesuji Belum Siapkan Pengungsian

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 14 Maret 2017 - 10:51 WIB

IMG-4682

Ilustrasi banjir. (Ist)

Mesuji, kini.co.id – Sudah tiga hari Desa Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung, terendam banjir. Namun warga terpaksa tetap bertahan di rumah mereka karena tidak adanya tempat untuk mengungsi.

“Semua warga di sini memang belum ada yang mengungsi karena tak ada tempat pengungsian. Sudah tiga hari beginilah kami tidur di atas panggung dalam rumah dengan kondisi seadanya,” ujar salah seorang warga desa, Mardiyah.

Banjir yang menerjang Desa Labuhan Permai tersebut diakibatkan meluapnya Sungai Mesuji hingga ketinggan tiga meter lebih. Namun, warga semakin khawatir karena hingga Senin (13/3/2017) malam kemarin, hujan lebat disertai angin kencang masih mengguyur wilayah tersebut.

“Sekarang kondisi air masih terus meningkat. Bisa jadi nanti akan lebih tinggi. Semoga pemerintah segera mendirikan tenda tempat pengungsian dan memberikan bantuan makanan yang sangat kami butuhkan saat ini,” lanjut Mardiyah lagi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mesuji, Syahril S, saat dikonfirmasi, menegaskan, kalau pihaknya akan segera mendirikan tenda pengungsian dan memberikan bantuan kepada korban banjir.

“Kondisi masyarakat korban banjir memang saat ini kami lihat memprihatinkan. Saya akan segera berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Lampung untuk mendirikan tenda dan menyalurkan bantuan kepada para korban banjir itu, dan sudah kami siagakan personel ke seluruh Desa Labuhan Permai untuk memantau dan melakukan evakuasi korban banjir,” tegasnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...