Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bahas Syarat Pengangkatan Kepling, DPRD Medan Singgung PKI dan ISIS

Bahas Syarat Pengangkatan Kepling, DPRD Medan Singgung PKI dan ISIS

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 13 Maret 2017 - 17:04 WIB

IMG-4678

DPRD Medan. (Ist)

Medan, kini.co.id – Ada yang lucu dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Pembentukan Lingkungan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan di Kota Medan.

Rapat tersebut malah ikut menyinggung Partai Komunis Indonesia (PKI) dan ISIS ketika membahas syarat pengangkatan seorang kepling di Medan.

Awalnya pembicaraan itu muncul karena salahsatu anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat mempertanyakan syarat pengajuan berkas kepling yakni salahsatunya pasfoto ukuran 4 x 6 dengan latar belakang merah.

“Ketua, saya mau bertanya kenapa dalam point g harus ada syarat pasfoto ukiran 4×6 cm latar belakang warna merah sebanyak 3 (tiga) lembar, kenapa latar belakangnya tidak hijau atau biru, saya saja buat paspor saja latarnya putih,” ucap Herry.

Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDIP, Robby Barus yang saat itu memimpin rapat pun mengatakan itu karena saat ini pemimpin Indonesia dari PDIP yang identik dengan warna merah.

“Karena Pemerintah sekarang merah,” celetuknya.

“Kalau begitu kita masukan PKI juga dalam persyaratan ini,” sebut yang lain lagi.

“Soal itu sudah dihapus di jaman Gusdur,” ucap Robby menjawab usulan tersebut.

“Soal PKI itu belum dihapus dalam undang undang. Jadi siapa yang keberatan PKI dilarang masuk dalam aturan Ranperda ini,” jelas Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN, Ahmad Arif.

“Buat saja organisasi terlarang,” ucap perwakilan Fraksi Gerindra, Waginto.

“Kalau begitu ISIS Juga dimasukan dalam Ranperda ini,” celetuk perwakilan Fraksi Pernas, Beston Sinaga.

“ISIS itu belum ada undang undangnya,” Arif lagi.

Karena kekisruhan ini, Beston menyarankan DPRD Medan konsultasi ke Kemendagri. Sebab soal PKI merupakan politik, bahkan ia mengklaim ada dokter yang PKI.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa
Sulawesi - Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:17 WIB

Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa

Warga Minahasa Penisula sempat dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,1 skala richter yang terjadi Sabtu (16/12/2017) pada pukul 04.27 WIB."Gempa terjadi ...
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...