Minggu, 25 Juni 2017 | 03.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bahas Syarat Pengangkatan Kepling, DPRD Medan Singgung PKI dan ISIS

Bahas Syarat Pengangkatan Kepling, DPRD Medan Singgung PKI dan ISIS

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 13 Maret 2017 - 17:04 WIB

IMG-4678

DPRD Medan. (Ist)

Medan, kini.co.id – Ada yang lucu dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Pembentukan Lingkungan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan di Kota Medan.

Rapat tersebut malah ikut menyinggung Partai Komunis Indonesia (PKI) dan ISIS ketika membahas syarat pengangkatan seorang kepling di Medan.

Awalnya pembicaraan itu muncul karena salahsatu anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat mempertanyakan syarat pengajuan berkas kepling yakni salahsatunya pasfoto ukuran 4 x 6 dengan latar belakang merah.

“Ketua, saya mau bertanya kenapa dalam point g harus ada syarat pasfoto ukiran 4×6 cm latar belakang warna merah sebanyak 3 (tiga) lembar, kenapa latar belakangnya tidak hijau atau biru, saya saja buat paspor saja latarnya putih,” ucap Herry.

Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDIP, Robby Barus yang saat itu memimpin rapat pun mengatakan itu karena saat ini pemimpin Indonesia dari PDIP yang identik dengan warna merah.

“Karena Pemerintah sekarang merah,” celetuknya.

“Kalau begitu kita masukan PKI juga dalam persyaratan ini,” sebut yang lain lagi.

“Soal itu sudah dihapus di jaman Gusdur,” ucap Robby menjawab usulan tersebut.

“Soal PKI itu belum dihapus dalam undang undang. Jadi siapa yang keberatan PKI dilarang masuk dalam aturan Ranperda ini,” jelas Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN, Ahmad Arif.

“Buat saja organisasi terlarang,” ucap perwakilan Fraksi Gerindra, Waginto.

“Kalau begitu ISIS Juga dimasukan dalam Ranperda ini,” celetuk perwakilan Fraksi Pernas, Beston Sinaga.

“ISIS itu belum ada undang undangnya,” Arif lagi.

Karena kekisruhan ini, Beston menyarankan DPRD Medan konsultasi ke Kemendagri. Sebab soal PKI merupakan politik, bahkan ia mengklaim ada dokter yang PKI.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...