Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.47 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Sri Mega tak Bisa Melihat Sejak Lahir

Sri Mega tak Bisa Melihat Sejak Lahir

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 13 Maret 2017 - 15:21 WIB

IMG-4667

Sri Mega. (ist)

MEDAN, kini.co.id – Sri Mega br Sitompul (36) anak semata wayang, Nalom yakob Sitompul (72) dan Rosmina Nababan tak pernah melihat indahnya dunia. Dia menderita sakit sejak lahir.

Bertinggal di Jalan Danau Poso, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sri Mega tak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah. Padahal, sesuai undang-undang, penyandang disabilitas di pelihara oleh negara.

Informasi yang diperoleh melalui WhatsApp yang diterima kini.co.id, Senin (13/3) menuliskan, Rosmina tengah meminta kepada Tuhan diberikan umur panjang agar bisa merawat anaknya Sri Mega.

“Jangan panggil aku dulu ya Tuhan. Biarkan aku merawat anakku ini,”ucapnya.

Sangat besar harapan Rosmina akan kesembuhan anak tunggalnya itu. Bagi yang ingin berderma, bisa mengirimkan bantuan melalui rekening, BRI unit Medan Sunggal, dengan nomor rekening, 3345 01 031887 53 3 an Uba Pasaribu.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kantor Jamkrindo Unit Madina Diresmikan
Sumatera Utara - Rabu, 18 Oktober 2017 - 21:41 WIB

Kantor Jamkrindo Unit Madina Diresmikan

Kantor Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) unit pelayanan Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (18/10) resmi dibuka secara simbolis oleh Pelaksana teknis (Plt) ...
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...