Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.45 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Mabuk Berat, Siswi Ini Tidak Sadar Digerayangi Temannya

Mabuk Berat, Siswi Ini Tidak Sadar Digerayangi Temannya

Reporter : Yudi | Senin, 13 Maret 2017 - 10:28 WIB

IMG-4660

Ilustrasi

Kotawaringin Barat, kini.co.id – Akibat mabuk berat, seorang siswi berinisial SS (16), warga Kecamatan Arsel, tidak sadar saat dirinya digerayangi oleh temannya, AK (17) yang juga berstatus sebagai siswa SMK.

Kejadian tersebut terjadi, Minggu (12/3/2017) malam kemarin. Saat itu SS dan AK beserta satu teman mereka, DS (14), sedang menikmati malam di taman kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Namun ternyata salah satu dari mereka membawa minuman keras (miras) jenis arak putih. SS dan AK lalu meminum miras tersebut, sedangkan DS memilih tidak mengikuti kedua temannya dan memilih untuk menjauh dan duduk beberapa meter dari temannya itu.

SS yang mabuk berat lantas rebahahan di samping AK, yang langsung dimanfaatkannya untuk melakukan perbuatan tidak senonoh. AK lantas menciumi serta tangannya bekerja menggerayangi tubuh SS.

Namun ternyata, perbuatan mereka dipergoki oleh Satpol PP yang melakukan patroli rutin di kawasan taman tersebut. Mereka pun langsung digelandang dan diinterogasi.

Menurut pengakuan SS, dirinya tidak sadar kalau telah mendapat perlakuan tidak senonoh dari AK.

“Saya mabuk jadi enggak sadar kalau digerayangi,” aku SS, dikutip dari Okezone, Senin (13/3/2017).

Namun petugas melepaskan DS karena tidak terbukti bersalah.

“Yang minum hanya dua orang, teman perempuan satunya menjauh dan engga ikut menenggak miras, saat kita gerebek SS udah digerayangi AK,” jelas penyidik PPNS Satpol PP Kobar, Muksin.

Muksin juga mengatakan telah mengamankan satu botol arak putih sebagai barang bukti dari tangan keduanya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...