Rabu, 18 Oktober 2017 | 21.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>RS USU Jalin Kerjasama dengan BPJS Tenagakerjaan

RS USU Jalin Kerjasama dengan BPJS Tenagakerjaan

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 10 Maret 2017 - 19:32 WIB

IMG-4639

Direktur Utama RS USU, Dr. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, M.Kes, dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota Bambang Utama. (kininews/ist)

MEDAN, kini.co.id – Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Jumat (10/3) sepakat dan setuju membuat perjanjian tentang Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Program Jaminan Kecelakaan Kerja bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu tertuang dalam perjanjian yang ditandatangani di ruang pertemuan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jalan Pattimura, No 344 Medan. Hadir dan sekaligus menandatangi perjanjian dimaksud Bambang Utama, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota dan dr. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, M.Kes, Direktur Utama RS USU.

Hadir dalam kegiatan itu dr. Sake Juli Martina, Sp.FK, sebagai Direktur Diklat, Penelitian dan Kerjasama, pejabat terkait dari BPJS Ketenagakerjaan, beberapa pejabat dari RS dan klinik swasta yang ada di Medan.

Adapun maksud perjanjian kerja sama ini adalah sebagai pedoman untuk kedua belah pihak dalam penyediaan layanan kesehatan bagi peserta program JKK di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara. Kemudian tujuan perjanjian kerja sama ini adalah terwujudnya kerja sama dan sinergi dalam rangka penyediaan layanan kesehatan bagi peserta program JKK di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara

Para peserta yang mendapatkan fasilitas itu adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran. Peserta bukan penerima upah meliputi pemberi kerja, pekerja diluar hubungan kerja atau pekerja mandiri, dan pekerja yang bukan menerima gaji atau upah.

Para pekerja itu juga harus memiliki kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah kartu tanda kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki nomor identitas tunggal yang berlaku untuk program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian, sesuai dengan penahapan kepesertaan.

Kesepakatan yang ditandatangani itu antara lain jaminan kecelakaan kerja yakni kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Fasilitas yang didapatkan antara lain fasilitas kesehatan yang selanjutnya disingkat Faskes dan sistem rujukan. Kemudian tindakan medis serta pelayanan obat dan rawat inap. Para peserta juga dapat menggunakan fasilitas gawat darurat. Sementara kelas pelayanan mendapatkan fasilitas kamar kelas satu.

Bambang Utama, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota mengimbau kepada para peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat memanfaatkan kerjasama ini. Pihaknya juga berharap RS USU dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dr. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, M.Kes, Direktur Utama RS USU, menyampaikan terimakasih atas kerjasama yang sudah dijalin. Sebelumnya pihaknya pada 1 April 2016 juga melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Dr. Azwan Hakmi Lubis, mengatakan, RS USU sudah memperoleh akreditasi paripurna bintang lima dan hal itu merupakan satu tolak ukur agar pelayanan pasien dan peningkatan mutu memiliki standar.

“Ini salah satu usaha rumah sakit untuk upaya pelayanan. Sekarang di Sumatera Utara ada 40 rumah sakit yang sudah mendapatkan akreditasi, tetapi baru 10 rumah sakit yang meraih akreditasi paripurna. USU adalah yang kesembilan,” kata Azwan Hakmi.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kantor Jamkrindo Unit Madina Diresmikan
Sumatera Utara - Rabu, 18 Oktober 2017 - 21:41 WIB

Kantor Jamkrindo Unit Madina Diresmikan

Kantor Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) unit pelayanan Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (18/10) resmi dibuka secara simbolis oleh Pelaksana teknis (Plt) ...
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov Tak Larang Transportasi Daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...