Minggu, 25 Juni 2017 | 03.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>2 Gadis SMP Digilir 4 Pria Setelah Dicekoki Obat

2 Gadis SMP Digilir 4 Pria Setelah Dicekoki Obat

Reporter : Yudi | Jumat, 10 Maret 2017 - 16:40 WIB

IMG-4635

Ilustrasi

Tasikmalaya, kini.co.id – Dua gadis belia berusia 13 tahun, SL dan AS, menjadi korban pencabulan bergilir oleh empat pria setelah diberi obat agar kehilangan kesadaran. Kedua korban diketahui berstatus sebgai pelajar SMP di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dua dari empat pelaku, IK (31) dan RI (20) saat ini sudah diamankan di Polda Jabar, sedangkan dua lainnya, IP dan DK, masih dalam pengejaran petugas.

Penangkapan tersebut terjadi setelah orangtua dari kedua korban yang curiga saat anak mereka pulang dalam kondisi mabuk. Korban pun akhirnya menceritakan apa yang telah mereka alami.

Menurut keterangan korban, kejadian berawal saat mereka bertemu dengan IP, Minggu (5/3/2017) sekira pukul 16.00 WIB lalu. IP lalu diketahui memberikan obat kepada kedua korban.

Korban yang tidak tahu apa-apa lantas menurut saja. Namun tak lama keduanya merasa pusing.

“Saat itulah tersangka IP menyetubui dua korban yang dalam keadaan mabuk,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (10/3).

Setelah hasrat bejatnya terpuaskan, IP lantas meninggalkan keduanya begitu saja.

Dalam keadaan masih mabuk dan linglung, mereka bertemu dengan salah seorang warga, Asep. Namun, karena merasa kebingung lantaran keduanya tidak menjawab saat ditanya akan diantarkan kemana, Asep malah mengatar keduanya ke IK.

Nahas, di kontrakan itu, mereka justru kembali digilir oleh tiga pria.

“Justru dua gadis kembali menjadi korban. Dalam keadaan tidak sadarkan diri, IK bersama dua rekannya RI dan DK melakukan secara bergiliran,” lanjut Yusri.

Yusri melanjutkan, para pelaku nantinya akan dijerat Pasal 81 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...