Rabu, 25 April 2018 | 21.12 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>2 Gadis SMP Digilir 4 Pria Setelah Dicekoki Obat

2 Gadis SMP Digilir 4 Pria Setelah Dicekoki Obat

Reporter : Yudi | Jumat, 10 Maret 2017 - 16:40 WIB

IMG-4635

Ilustrasi

Tasikmalaya, kini.co.id – Dua gadis belia berusia 13 tahun, SL dan AS, menjadi korban pencabulan bergilir oleh empat pria setelah diberi obat agar kehilangan kesadaran. Kedua korban diketahui berstatus sebgai pelajar SMP di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dua dari empat pelaku, IK (31) dan RI (20) saat ini sudah diamankan di Polda Jabar, sedangkan dua lainnya, IP dan DK, masih dalam pengejaran petugas.

Penangkapan tersebut terjadi setelah orangtua dari kedua korban yang curiga saat anak mereka pulang dalam kondisi mabuk. Korban pun akhirnya menceritakan apa yang telah mereka alami.

Menurut keterangan korban, kejadian berawal saat mereka bertemu dengan IP, Minggu (5/3/2017) sekira pukul 16.00 WIB lalu. IP lalu diketahui memberikan obat kepada kedua korban.

Korban yang tidak tahu apa-apa lantas menurut saja. Namun tak lama keduanya merasa pusing.

“Saat itulah tersangka IP menyetubui dua korban yang dalam keadaan mabuk,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (10/3).

Setelah hasrat bejatnya terpuaskan, IP lantas meninggalkan keduanya begitu saja.

Dalam keadaan masih mabuk dan linglung, mereka bertemu dengan salah seorang warga, Asep. Namun, karena merasa kebingung lantaran keduanya tidak menjawab saat ditanya akan diantarkan kemana, Asep malah mengatar keduanya ke IK.

Nahas, di kontrakan itu, mereka justru kembali digilir oleh tiga pria.

“Justru dua gadis kembali menjadi korban. Dalam keadaan tidak sadarkan diri, IK bersama dua rekannya RI dan DK melakukan secara bergiliran,” lanjut Yusri.

Yusri melanjutkan, para pelaku nantinya akan dijerat Pasal 81 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...