Selasa, 12 Desember 2017 | 05.41 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>2 Gadis SMP Digilir 4 Pria Setelah Dicekoki Obat

2 Gadis SMP Digilir 4 Pria Setelah Dicekoki Obat

Reporter : Yudi | Jumat, 10 Maret 2017 - 16:40 WIB

IMG-4635

Ilustrasi

Tasikmalaya, kini.co.id – Dua gadis belia berusia 13 tahun, SL dan AS, menjadi korban pencabulan bergilir oleh empat pria setelah diberi obat agar kehilangan kesadaran. Kedua korban diketahui berstatus sebgai pelajar SMP di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dua dari empat pelaku, IK (31) dan RI (20) saat ini sudah diamankan di Polda Jabar, sedangkan dua lainnya, IP dan DK, masih dalam pengejaran petugas.

Penangkapan tersebut terjadi setelah orangtua dari kedua korban yang curiga saat anak mereka pulang dalam kondisi mabuk. Korban pun akhirnya menceritakan apa yang telah mereka alami.

Menurut keterangan korban, kejadian berawal saat mereka bertemu dengan IP, Minggu (5/3/2017) sekira pukul 16.00 WIB lalu. IP lalu diketahui memberikan obat kepada kedua korban.

Korban yang tidak tahu apa-apa lantas menurut saja. Namun tak lama keduanya merasa pusing.

“Saat itulah tersangka IP menyetubui dua korban yang dalam keadaan mabuk,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (10/3).

Setelah hasrat bejatnya terpuaskan, IP lantas meninggalkan keduanya begitu saja.

Dalam keadaan masih mabuk dan linglung, mereka bertemu dengan salah seorang warga, Asep. Namun, karena merasa kebingung lantaran keduanya tidak menjawab saat ditanya akan diantarkan kemana, Asep malah mengatar keduanya ke IK.

Nahas, di kontrakan itu, mereka justru kembali digilir oleh tiga pria.

“Justru dua gadis kembali menjadi korban. Dalam keadaan tidak sadarkan diri, IK bersama dua rekannya RI dan DK melakukan secara bergiliran,” lanjut Yusri.

Yusri melanjutkan, para pelaku nantinya akan dijerat Pasal 81 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:46 WIB

Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana

Hasil survei Lembaga Survei Bekasi Institute menempatkan politisi PAN, Lucky Hakim pada posisi kedua setelah Rahmat Effendi dan diatas politisi ...
Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:42 WIB

Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Ada tiga nama yang bakal dipilih masyarakat Kota Bekasi apabila pemilihan kepala daerah dilakukan sekarang. Ketiga nama itu, yakni Rahmat ...
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...