Rabu, 28 Juni 2017 | 22.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Mayjen L Pusung: Saya Menangis saat Pecat Prajurit

Mayjen L Pusung: Saya Menangis saat Pecat Prajurit

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 9 Maret 2017 - 15:58 WIB

IMG-4608

Mayor Jenderal Cucu Somantri dan Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Mantan Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung dalam pidatonya menegaskan tak sampai hati menandatangani surat pemecatan prajurit di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan. Terutama jika prajurit tersandung masalah narkoba.

“Saya menangis saat meneken surat pemecatan prajurit. Makanya saya selalu memerintahkan Kasdam untuk melakukan upacara pemecatan,” ungkap L Pusung saat pidato di apel luar biasa dan serah terima jabatanan Pangdam I/Bukit Barisan dari Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung kepada Mayor Jenderal Cucu Somantri, Kamis (9/3).

Dihadapan ratusan prajurit Kodam I/Bukit Barisan, L Pusung menyebutkan yang menyebabkan pemecatan prajurit adalah karena diri mereka sendiri. Harusnya prajurit bisa menjauh dari perihal yang berhubungan dengan narkoba.

“Kenapa kamu masih melakukan itu, masuk tertara itu susah, tidak gampang. Hati saya menangis karena rekan seperjuangan kita harus melepas baju kebesaran TNI,” ujar L Pusung.

L Pusung menegaskan, sesuai perintah Panglima TNI yang tak ada tawar menawar persoalan narkoba. Sehingga, jangan pernah prajurit mengambil keuntungan semu dari narkoba.

“Selama saya di Kodam I/Bukit Barisan, saya sudah dua kali meneken surat pemecatan prajurit. Sekali lagi, sedih sekali saya menandatanganinya. Tapi secara keseluruhan, saya bangga dengan kamu semua prajurit Kodam I/Bukit Barisan. Patah tumbuh hilang berganti, mati satu tumbuh seribu,” ujar L Pusung.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 17:35 WIB

Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta

Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri membawa 3 orang tersangka pelaku penyerangan pos jaga di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sumatera Utara ...
Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:38 WIB

Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya

Setelah sempat ditolak warga Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo Timur, Tembung, Deliserdang, akhirnya jenazah Ardial Ramadhana, salah satu pelaku ...
Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:10 WIB

Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya

Puluhan warga menggelar aksi penolakan terhadap jenazah pelaku penyerangan Mapolda Sumut, Ardial Ramadhana di Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo ...
Polda Sumut Berlakukan Maximum Security
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 10:02 WIB

Polda Sumut Berlakukan Maximum Security

Polda Sumatera Utara (Sumut) menerapkan sistem pengamanan maksimal untuk seluruh kantor polisi di wilayahnya dalam rangka mengantisipasi terjadinya serangan susulan ...
Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 09:27 WIB

Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran

Petugas Operasi Ramadniya Toba 2017 menemukan adanya empat pengguna jalan yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas pada Selasa (27/6) atau ...
Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM
Sumatera Utara - Selasa, 27 Juni 2017 - 20:03 WIB

Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM

Mapolda Sumatera Utara, dipenuhi ratusan papan bunga yang berisi ungkapan duka cita atas penyerangan yang menewaskan Inspektur Dua Anumerta Martua ...