Minggu, 17 Desember 2017 | 20.49 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Mayjen L Pusung: Saya Menangis saat Pecat Prajurit

Mayjen L Pusung: Saya Menangis saat Pecat Prajurit

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 9 Maret 2017 - 15:58 WIB

IMG-4608

Mayor Jenderal Cucu Somantri dan Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Mantan Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung dalam pidatonya menegaskan tak sampai hati menandatangani surat pemecatan prajurit di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan. Terutama jika prajurit tersandung masalah narkoba.

“Saya menangis saat meneken surat pemecatan prajurit. Makanya saya selalu memerintahkan Kasdam untuk melakukan upacara pemecatan,” ungkap L Pusung saat pidato di apel luar biasa dan serah terima jabatanan Pangdam I/Bukit Barisan dari Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung kepada Mayor Jenderal Cucu Somantri, Kamis (9/3).

Dihadapan ratusan prajurit Kodam I/Bukit Barisan, L Pusung menyebutkan yang menyebabkan pemecatan prajurit adalah karena diri mereka sendiri. Harusnya prajurit bisa menjauh dari perihal yang berhubungan dengan narkoba.

“Kenapa kamu masih melakukan itu, masuk tertara itu susah, tidak gampang. Hati saya menangis karena rekan seperjuangan kita harus melepas baju kebesaran TNI,” ujar L Pusung.

L Pusung menegaskan, sesuai perintah Panglima TNI yang tak ada tawar menawar persoalan narkoba. Sehingga, jangan pernah prajurit mengambil keuntungan semu dari narkoba.

“Selama saya di Kodam I/Bukit Barisan, saya sudah dua kali meneken surat pemecatan prajurit. Sekali lagi, sedih sekali saya menandatanganinya. Tapi secara keseluruhan, saya bangga dengan kamu semua prajurit Kodam I/Bukit Barisan. Patah tumbuh hilang berganti, mati satu tumbuh seribu,” ujar L Pusung.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa
Jawa Tengah - Minggu, 17 Desember 2017 - 14:00 WIB

BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan, sebanyak 110 rumah di Kabupaten Cilacap, Jawa ...
PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Sabtu, 16 Desember 2017 - 19:44 WIB

PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng

Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mendukung pencalonan Sudirman Said sebagai calon gubernur Jawa Tengah dalam Pilkada 2018. Kepastian tersebut ...
Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:54 WIB

Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka

Kepala Bidang Pengelolaan IndustriPariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Mumuh Muhidin mengatakan persoalan festival durian Sindangwangi 2017 yang sempat ...
Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:11 WIB

Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat mendesak agar pimpinan pusat partai berlambang beringin itu mencabut dukungan bagi ...
Polisi sebut belum temukan indikasi  penyalahgunaan narkoba di acara DWP
DKI Jakarta - Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:39 WIB

Polisi sebut belum temukan indikasi penyalahgunaan narkoba di acara DWP

Pihak Polda Metro Jaya mengatakan sejauh ini belum didapatkan indikasi adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di ajang Djakarta Warehouse Project ...
Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 12:05 WIB

Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak

Penanganan darurat dampak gempabumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta masih terus ...