Sabtu, 21 Oktober 2017 | 13.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Mayjen L Pusung: Saya Menangis saat Pecat Prajurit

Mayjen L Pusung: Saya Menangis saat Pecat Prajurit

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 9 Maret 2017 - 15:58 WIB

IMG-4608

Mayor Jenderal Cucu Somantri dan Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Mantan Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung dalam pidatonya menegaskan tak sampai hati menandatangani surat pemecatan prajurit di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan. Terutama jika prajurit tersandung masalah narkoba.

“Saya menangis saat meneken surat pemecatan prajurit. Makanya saya selalu memerintahkan Kasdam untuk melakukan upacara pemecatan,” ungkap L Pusung saat pidato di apel luar biasa dan serah terima jabatanan Pangdam I/Bukit Barisan dari Mayor Jendral TNI Lodewyk Pusung kepada Mayor Jenderal Cucu Somantri, Kamis (9/3).

Dihadapan ratusan prajurit Kodam I/Bukit Barisan, L Pusung menyebutkan yang menyebabkan pemecatan prajurit adalah karena diri mereka sendiri. Harusnya prajurit bisa menjauh dari perihal yang berhubungan dengan narkoba.

“Kenapa kamu masih melakukan itu, masuk tertara itu susah, tidak gampang. Hati saya menangis karena rekan seperjuangan kita harus melepas baju kebesaran TNI,” ujar L Pusung.

L Pusung menegaskan, sesuai perintah Panglima TNI yang tak ada tawar menawar persoalan narkoba. Sehingga, jangan pernah prajurit mengambil keuntungan semu dari narkoba.

“Selama saya di Kodam I/Bukit Barisan, saya sudah dua kali meneken surat pemecatan prajurit. Sekali lagi, sedih sekali saya menandatanganinya. Tapi secara keseluruhan, saya bangga dengan kamu semua prajurit Kodam I/Bukit Barisan. Patah tumbuh hilang berganti, mati satu tumbuh seribu,” ujar L Pusung.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...