Minggu, 25 Juni 2017 | 03.47 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Tertangkap Pungli Warga Saat Urus IMB, Camat Ini Tidak Ditahan

Tertangkap Pungli Warga Saat Urus IMB, Camat Ini Tidak Ditahan

Reporter : Yudi | Kamis, 9 Maret 2017 - 12:18 WIB

IMG-4599

Ilustrasi

Mojokerto, kini.co.id – Pungli ternyata masih melekat di birokrasi daerah di Indonesia. Meski Presiden Jokowi berupaya memerangi pungli, perangkat daerah ternyata masih ada yang tanpa segan meminta uang secara terang-terangan kepada masyarakat.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Pungging Mojokerto, Jawa Timur.

Camat Pungging Khoirul Anam (47), dan Sekretarisnya Trianto Gandhi, (47) tertangkap tangan saat menerima uang dari pengusaha bernama Bagoes (45) yang pada saat itu mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Bagoes juga merupakan orang yang melaporkan tindakan 2 PNS itu ke polisi.

“Saat saya ke Kecamatan ditemui Pak Sekcam. Setelah berkas saya lengkap, kemudian saya ketemu Pak Camat. Dia bilang minta uang dan langsung sebut angka minta Rp31 juta,” ucap Bagoes seperti dikutip dari Okezone, Kamis (9/3/2017).

Namun, Bagoes keberatan dengan angka itu. Ia pun mengatakan akan bersedia memberikan Rp300 ribu kepada Anam, namun Anam menolak jumlah yang dianggapnya terlalu sedikit itu.

“Tidak mau. Gila kamu ya, masak saya kami samakan dengan pengemis di pinggir jalan,” kata Bagoes menirukan ucapan Anam.

Namun beberapa hari kemudian Anam bersedia memberikan uang tersebut. Tapi yang datang bukan camat melainkan sekretarisnya, Trianto. Saat penyerahan uang dan berkas itu pula polisi datang menangkap mereka.

“Saat itu saya hanya ditemui Sekcam sekira pukul 12.30 WIB. Saya nego-nego lewat Sekcam. Trianto coba menghubungi Pak Camat. Akhirnya mau turun harga, jadi Rp10 juta. Itu dikirim melalui pesan singkat ke nomor Sekcam, kemudian ditunjukkan kepada saya,” katanya.

Camat Pungging, Anam dan Sekcamnya hingga saat ini masih tidak ditahan polisi meski sudah terjaring Operasi Tangkap Tangan.

Anam mengatakan itu hanya jebakan dari Bagoes yang sengaja membuat dirinya ditangkap polisi.

“Penangkapan itu penuh kejanggalan. Saya merasa itu jebakan oleh oknum pengusaha saja,” ucapnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...