Minggu, 25 Februari 2018 | 14.51 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Polisi Cokok Sembilan Provokator Tawuran Jl Tambak-Manggarai

Polisi Cokok Sembilan Provokator Tawuran Jl Tambak-Manggarai

Reporter : Rakisa | Kamis, 9 Maret 2017 - 10:26 WIB

IMG-4598

Tawuran Manggarai. (KiniNews/Dok)

Jakarta, kini.co.id – Sembilan orang yang diduga sebagai provokator tawuran maut antara warga Jl Tambak, Menteng, Jakarta Pusat dengan warga Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan dicokok aparat kepolisian.

Mereka ditangkap dikediamannya masing-masing, Rabu (8/3) sore kemarin oleh petugas gabungan Satreskrim Polres Jakarta Selatan dengan Unit Jatanras Polda Metro Jaya.

“Iya lima orang dibawa ke Polda, empat kami bawa ke Polres Jakarta Selatan,” kata Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto, Kamis (9/3).

Selain mengamankan sembilan orang yang diduga sebagai provokator, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya anak panah, ketapel, bom molotov serta senapan angin.

(Baca juga: Inilah Detik-Detik Tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan)

“Iya ada ketapel, bom molotov dan lainnya,” tegas Budi.

Seperti diberitakan sebelumnya, tawuran antara warga Jl Tambak, Menteng, Jakarta Pusat dengan warga Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan tepatnya tak jauh dari Stasiun Manggarai dan Terminal Manggarai itu kembali pecah dan memakan dua korban tewas, yakni Sutan Rafi Hakim (16) dan Fikri Fadhlur Firmansyah (18), Minggu (5/3) lalu. Tawuran pun kembali pecah Senin (6/3).

Tawuran antar warga yang kerap kali terjadi itu diduga masalah sepele, yakni saling lempar petasan antar warga yang kemudian berbalas dengan lempar batu, botol hingga senjata tajam.

Tawuran juga bukan kali ini saja, beberapa tahun silam tepatnya tahun 2014 dan akhir tahun 2016 kedua warga yang hanya dibatasi dengan jembatan rel kereta api itu kerap tawuran dengan motif yang sama saling lempar petasan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Resmi Dilantik, PAC BMI Rawalumbu Siap Jadi Organisasi yang Kritis
Jawa Barat - Minggu, 25 Februari 2018 - 10:26 WIB

Resmi Dilantik, PAC BMI Rawalumbu Siap Jadi Organisasi yang Kritis

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Banteng Muda Indonesia (BMI) Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi siap menjadi organisasi yang kritis terhadap segala macam ...
Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut ditangkap Satgas Anti Money Politic 
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 22:37 WIB

Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut ditangkap Satgas Anti Money Politic 

Satgas Anti-Politik Uang Bareksrim Polri dikabarkan mengamankan Komisioner KPU, Ade Sudrajad dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri pada ...
10 ribu ton beras impor asal Thailand masuk ke Sumut
Sumatera Utara - Sabtu, 24 Februari 2018 - 18:01 WIB

10 ribu ton beras impor asal Thailand masuk ke Sumut

Sebanyak 10 ribu ton beras impor jatah Sumatera Utara, sudah memasuki Pelabuhan Belawan dan langsung dibongkar untuk disimpan di gudang ...
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...