Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.33 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>BNN Beberkan Operasi Penggagalan Peredaran Narkotika dari Medan

BNN Beberkan Operasi Penggagalan Peredaran Narkotika dari Medan

Reporter : Rakisa | Selasa, 7 Maret 2017 - 15:50 WIB

IMG-4579

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso, dalam keterangan persnya terkait operasi penggagalan peredaran Narkotika dari Medan. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Petugas Gabungan antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai sukses membongkar sindikat peredaran narkotika di Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (1/3) lalu.

Narkotika yang berhasil diamankan petugas gabungan tersebut terdiri dari 48,16 kg sabu, 3702 butir ekstasi dan 454 butir pil Happy Five.

“Kami melakukan penangkapan di beberapa tempat. TKP pertama di Medan Binjai, ada 2 tersangka yang kami amankan, pertama Muliadi (33) dan Riswan alias Syekh, namun Syekh sudah duluan menghadap yang maha kuasa,” beber Kepala BNN Komjen Budi Waseso dalam keterangan persnya release di Kantor pusat BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (7/3/2017).

Budi menjelaskan, pada penangkapan pertama, petugas BNN mengamankan narkotika berupa sabu seberat 39,22 kg. Sedangkan pada penangkapan kedua dalam operasi ini terjadi di daerah Medan Sunggal, Sumatera Utara.

“Penangkapan ini dilakukan di rumah seorang anggota TNI AD bernama Habibi, ada 2 tersangka lagi yang kami amankan, yaitu Syaiful (45) yang bertugas sebagai koordinator kurir, dan Andri Maulana (32), sebagai penerima barang, serta barang bukti sabu dengan berat 12,72 gram dan 3702 butir pil ekstasi serta 454 butir pil Happy Five” tegas Budi.

Masih menurut Budi, tersangka Andri merupakan adik dari si pemilik rumah, yaitu Habibi. Habibi Sendiri hingga saat ini belum diketahui keberadaannya alias masih buron.

“BNN dan Bea Cukai sudah berkoordinasi dengan Komandan kesatuan yang bersangkutan dan POM TNI AD,” ujarnya.

Budi melanjutkan, penangkapan ketiga dari sindikat ini terjadi di Perumahan Johor Permai, Kawasan Medan Johor. Di kawasan itu, petugas BNN berhasil mengamankan tersangka Herijal (31) dan barang bukti berupa 7,1 kg sabu dalam bungkus besar dan 1750,07 gr sabu dalam bungkus kecil.

“Setelah ditelusuri, ternyata barang bukti yang diamankan di Medan Johor adalah milik adik Herijal yang bernama Dedy (28), kemudian kami menangkap tersangka Dedy di rumahnya yang berlokasi di Perumahan Debang Tamansari,” tegasnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:02 WIB

Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan

Disuruh segera pindah, warga yang tinggal di pinggir rel kereta api mendatangi DPRD Medan.Mereka yang terdiri dari warga warga lingkungan ...
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...