Sabtu, 21 Oktober 2017 | 13.23 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Plt Gubernur DKI Sepakat Siswa yang Terlibat Tawuran Dipecat

Plt Gubernur DKI Sepakat Siswa yang Terlibat Tawuran Dipecat

Reporter : Rakisa | Selasa, 7 Maret 2017 - 14:16 WIB

IMG-4570

Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Gubenur DKI Jakarta, Sumarsono, menanggapi aksi tawuran antarwarga Jalan Tambak dan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Soni -panggilan akrab Sumarsono, menilai, kemungkinan pelaku tawuran berstatus pelajar atau pemuda pengangguran. Jika pelaku tawuran adalah pelajar, maka siswa itu seharusnya langsung dikeluarkan dari sekolah.

“Kalau itu dari sekolah kita pecat, kalau dia pengangguran, pecat dari mana. Kita lihat statusnya dulu, masa iya dia nganggur kita pecat,” jelas Soni, di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017).

Soni kembali menegaskan jika tawuran diikuti oleh pelajar sekolah maka otomatis sanksinya jelas. Ia setuju dengan sanksi yang diberikan oleh Ahok kepada sekolah yang anak didiknya terlibat tawuran.

“Ya saya setuju, seribu persen saya dukung berhentikan dari sekolah, kalau perlu gurunya pun diberi sanksi. Jadi supaya mendidik anak didiknya dengan baik. Karena itu prinsip,” tegasnya.

Soni juga mengakui masih kesulitan mencari solusi jika pelaku tawuran adalah pengangguran.

Namun, kata dia, Ahok sudah membangun Tempat Kumpul Kreatif agar para pelaku tawuran yang pengangguran itu memiliki kegiatan yang dapat menghasilkan.

“Harus dibikin sekolah generasi muda, namanya TKK, Tempat Kumpul Kreatif. Kumpul kumpul kreatif. Saya kira itu,” bebernya.

Soni menjelaskan peran TKK sangat penting bagi generasi muda, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...