Rabu, 13 Desember 2017 | 18.15 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Plt Gubernur DKI Sepakat Siswa yang Terlibat Tawuran Dipecat

Plt Gubernur DKI Sepakat Siswa yang Terlibat Tawuran Dipecat

Reporter : Rakisa | Selasa, 7 Maret 2017 - 14:16 WIB

IMG-4570

Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pelaksana tugas (Plt) Gubenur DKI Jakarta, Sumarsono, menanggapi aksi tawuran antarwarga Jalan Tambak dan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Soni -panggilan akrab Sumarsono, menilai, kemungkinan pelaku tawuran berstatus pelajar atau pemuda pengangguran. Jika pelaku tawuran adalah pelajar, maka siswa itu seharusnya langsung dikeluarkan dari sekolah.

“Kalau itu dari sekolah kita pecat, kalau dia pengangguran, pecat dari mana. Kita lihat statusnya dulu, masa iya dia nganggur kita pecat,” jelas Soni, di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017).

Soni kembali menegaskan jika tawuran diikuti oleh pelajar sekolah maka otomatis sanksinya jelas. Ia setuju dengan sanksi yang diberikan oleh Ahok kepada sekolah yang anak didiknya terlibat tawuran.

“Ya saya setuju, seribu persen saya dukung berhentikan dari sekolah, kalau perlu gurunya pun diberi sanksi. Jadi supaya mendidik anak didiknya dengan baik. Karena itu prinsip,” tegasnya.

Soni juga mengakui masih kesulitan mencari solusi jika pelaku tawuran adalah pengangguran.

Namun, kata dia, Ahok sudah membangun Tempat Kumpul Kreatif agar para pelaku tawuran yang pengangguran itu memiliki kegiatan yang dapat menghasilkan.

“Harus dibikin sekolah generasi muda, namanya TKK, Tempat Kumpul Kreatif. Kumpul kumpul kreatif. Saya kira itu,” bebernya.

Soni menjelaskan peran TKK sangat penting bagi generasi muda, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...