Rabu, 18 Oktober 2017 | 20.00 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jalan Penghubung Sumedang-Majalengka Amblas, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol Cipali

Jalan Penghubung Sumedang-Majalengka Amblas, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol Cipali

Reporter : Rakisa | Selasa, 7 Maret 2017 - 11:44 WIB

IMG-4566

Jalan Penghubung Sumedang-Majalengka Amblas, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol Cipali. (Ist)

Sumedang, kini.co.id – Jalan nasional penghubung antara Sumedang-Kadipaten, tepatnya di Desa Cireki, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang amblas sepanjang sekitar 75 meter dengan kedalaman satu setengah meter.

Akibatnya, jalur tersebut putus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat sehingga arus lalu lintas dari arah Sumedang menuju Kadipaten, Majalengka dan sebaliknya dialihkan lewat jalan tol Cikampek-Palimanan.

Jalan tersebut Amblas pada Senin (6/3/2017) kemarin sekira pukul 20.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Yusri Yunus, mengatakan, saat ini jalan tersebut untuk sementara tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat karena terputus total.

“Jalur sementara putus total, hanya bisa dilewati sepeda motor saja,” ujarnya dalam pesan singkat, Selasa (7/3/2017).

Untuk mengatisipasi hal yang tak diinginkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satker Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Jalan Nasional. Hal tersebut dilakukan karena jalan diprediksi akan terus mengalami proses amblas.

“Sementara, perkiraan dari PU jalan terus amblas (proses terus),” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Polres Majalengka untuk pengalihan arus lalu lintas melalui Cikamurang dan Tol Cipali.

“Serta dilakukan pemotongan dengan menggunakan alat berat untuk mempercepat jalur agar dapat bisa dilalui,” katanya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...