Kamis, 22 Februari 2018 | 01.59 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jalan Penghubung Sumedang-Majalengka Amblas, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol Cipali

Jalan Penghubung Sumedang-Majalengka Amblas, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol Cipali

Reporter : Rakisa | Selasa, 7 Maret 2017 - 11:44 WIB

IMG-4566

Jalan Penghubung Sumedang-Majalengka Amblas, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol Cipali. (Ist)

Sumedang, kini.co.id – Jalan nasional penghubung antara Sumedang-Kadipaten, tepatnya di Desa Cireki, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang amblas sepanjang sekitar 75 meter dengan kedalaman satu setengah meter.

Akibatnya, jalur tersebut putus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat sehingga arus lalu lintas dari arah Sumedang menuju Kadipaten, Majalengka dan sebaliknya dialihkan lewat jalan tol Cikampek-Palimanan.

Jalan tersebut Amblas pada Senin (6/3/2017) kemarin sekira pukul 20.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Yusri Yunus, mengatakan, saat ini jalan tersebut untuk sementara tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat karena terputus total.

“Jalur sementara putus total, hanya bisa dilewati sepeda motor saja,” ujarnya dalam pesan singkat, Selasa (7/3/2017).

Untuk mengatisipasi hal yang tak diinginkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satker Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Jalan Nasional. Hal tersebut dilakukan karena jalan diprediksi akan terus mengalami proses amblas.

“Sementara, perkiraan dari PU jalan terus amblas (proses terus),” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Polres Majalengka untuk pengalihan arus lalu lintas melalui Cikamurang dan Tol Cipali.

“Serta dilakukan pemotongan dengan menggunakan alat berat untuk mempercepat jalur agar dapat bisa dilalui,” katanya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...