Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Arah Pembangunan Jokowi Tak Lagi Jawa-Sentris

Arah Pembangunan Jokowi Tak Lagi Jawa-Sentris

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 6 Maret 2017 - 16:32 WIB

IMG-4544

Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Politik, Eko Sulistyo, berfoto bersama bersma HMI Cabang Kota Medan. (KiniNews/Dok.)

Medan, kini.co.id – Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Politik, Eko Sulistyo, menyebutkan bahwa arah kebijakan pembangunan di Era Pemerintahan Presiden Jokowi saat ini tak lagi bertumpu pada Jawa-Sentris lagi.

Akan tetapi visi pembangunan secara merata dengan ke arah Indonesia-Sentris.

Demikian hal itu disampaikan Eko Sulistyo saat memberikan materi dalam diskusi bersma HMI Cabang Kota Medan beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, visi pembangunan ‘Indonesia-Sentris’ merupakan terjemahan dan respon Pemerintahan Presiden Jokowi atas ketimpangan dan ketidakadilan dalam kebijakan pembangunan selama ini yang tersentralisasi dan terfokus pada pulau Jawa saja.

Sehingga menyebabkan ketimpangan, ketidakadilan dan belum dirasakannya makna ‘Indonesia’. dalam arti kesejahteraan di wilayah-wilayah di luar Jawa, terutama daerah-daerah terluar/terdepan Indonesia.

“Dengan visi pembangunan ‘Indonesia-Sentris’ kini kita saksikan di daerah-daerah luar pulau Jawa banyak infrastruktur mulai dari jalan tol, Trans Sumatera, Trans Papua, pelabuhan, jalan kereta api, tol laut, dan lainnya mulai dirasakan kehadirannya dan manfaatnya bagi kegiatan ekonomi dan sarana masyarakat,” sebutnya.

Ia mencontohkan di Sumatera Utara sudah ada jalan Tol, Destinasi Wisata Danau Toba, Bandara Silangit, pembangunan Pelabukan Kuala Tanjung dan juga akan dibangun waduk untuk mengairi kebutuhan air untuk meningkatkan produksi pertanian dan lain-lain.

Semua pembangunan itu, lanjutnya, dalam rangka mempercepat kesejahteraan agar menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.

“Karena dengan pembangunan infrastruktur diharapkan akan memiliki dampaknya harga-harga bisa lebih murah, meningkatkan daya saing di daerah dan pertumbuhan pusat ekonomi baru di daerah,” kata Eko.

Secara terbuka, Eko Sulistyo juga menyampaikan kepada para aktivis HMI yang dikenal kritis untuk tidak hanya sekedar berdemontrasi tapi juga bisa berperan untuk mengawasi jalannya transformasi pembangunan tersebut dengan masukan dan kajian kritis yang bisa disampaikannya ke Kantor Staf Presiden.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...