Kamis, 24 Agustus 2017 | 10.11 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Arah Pembangunan Jokowi Tak Lagi Jawa-Sentris

Arah Pembangunan Jokowi Tak Lagi Jawa-Sentris

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 6 Maret 2017 - 16:32 WIB

IMG-4544

Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Politik, Eko Sulistyo, berfoto bersama bersma HMI Cabang Kota Medan. (KiniNews/Dok.)

Medan, kini.co.id – Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Politik, Eko Sulistyo, menyebutkan bahwa arah kebijakan pembangunan di Era Pemerintahan Presiden Jokowi saat ini tak lagi bertumpu pada Jawa-Sentris lagi.

Akan tetapi visi pembangunan secara merata dengan ke arah Indonesia-Sentris.

Demikian hal itu disampaikan Eko Sulistyo saat memberikan materi dalam diskusi bersma HMI Cabang Kota Medan beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, visi pembangunan ‘Indonesia-Sentris’ merupakan terjemahan dan respon Pemerintahan Presiden Jokowi atas ketimpangan dan ketidakadilan dalam kebijakan pembangunan selama ini yang tersentralisasi dan terfokus pada pulau Jawa saja.

Sehingga menyebabkan ketimpangan, ketidakadilan dan belum dirasakannya makna ‘Indonesia’. dalam arti kesejahteraan di wilayah-wilayah di luar Jawa, terutama daerah-daerah terluar/terdepan Indonesia.

“Dengan visi pembangunan ‘Indonesia-Sentris’ kini kita saksikan di daerah-daerah luar pulau Jawa banyak infrastruktur mulai dari jalan tol, Trans Sumatera, Trans Papua, pelabuhan, jalan kereta api, tol laut, dan lainnya mulai dirasakan kehadirannya dan manfaatnya bagi kegiatan ekonomi dan sarana masyarakat,” sebutnya.

Ia mencontohkan di Sumatera Utara sudah ada jalan Tol, Destinasi Wisata Danau Toba, Bandara Silangit, pembangunan Pelabukan Kuala Tanjung dan juga akan dibangun waduk untuk mengairi kebutuhan air untuk meningkatkan produksi pertanian dan lain-lain.

Semua pembangunan itu, lanjutnya, dalam rangka mempercepat kesejahteraan agar menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.

“Karena dengan pembangunan infrastruktur diharapkan akan memiliki dampaknya harga-harga bisa lebih murah, meningkatkan daya saing di daerah dan pertumbuhan pusat ekonomi baru di daerah,” kata Eko.

Secara terbuka, Eko Sulistyo juga menyampaikan kepada para aktivis HMI yang dikenal kritis untuk tidak hanya sekedar berdemontrasi tapi juga bisa berperan untuk mengawasi jalannya transformasi pembangunan tersebut dengan masukan dan kajian kritis yang bisa disampaikannya ke Kantor Staf Presiden.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...