Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Demi Tebus Motor, Remaja 15 Tahun Rela Jual Diri

Demi Tebus Motor, Remaja 15 Tahun Rela Jual Diri

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 3 Maret 2017 - 16:28 WIB

IMG-4495

Pelaku Kadimin dan korban NV saat dimintai keterangan di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (3/3/2017). (Merdeka)

Surabaya, kini.co.id – Dengan alasan menebus motor kredit yang digadaikannya dan masalah ekonomi yang dialami keluarganya, remaja berusia 15 tahun, berinisial NV, rela menjual dirinya kepada pria hidung belang.

NV diamankan oleh anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya di Lokalisasi Moroseneng, Surabaya, saat sedang melayani Kadimin (34), di salah satu kamar wisma di daerah tersebut.

NV dan Kadimin pun langsung digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan.

Menurut pengakuan korban (NV) Ia baru empat hari ini menjadi seorang PSK.

“Saya baru empat hari (menggeluti dunia barunya),” aku ABG yang ternyata sudah putus sekolah it, Jumat (3/3/2017).

Ia memasang tarif Rp160 ribu sekali main. Dalam satu hari, dirinya bisa melayani tujuh hingga 10 pria hidung belang.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, mengungkapkan alasan korban memasuki dunia tersebut karena alasan ekonomi.

“Pengakuan korban, dia terpaksa menjajakan diri di lokalisasi Moroseneng karena kebutuhan ekonomi. Dia butuh uang untuk membayar tebusan sepeda motor yang digadaikannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kadimin ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena telah melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur. Ia akan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Selain itu, Shinto juga menuturkan kalau saat ini pihaknya masih mencari muncikari yang menjual NV dan melakukan pengembangan dari kasus ini.

“Kita masih mengembangkannya. Kita juga sudah menetapkannya sebagai DPO (buron),” tutupnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...