Jumat, 20 Oktober 2017 | 17.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>TPU di Medan Sudah Sempit

TPU di Medan Sudah Sempit

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 28 Februari 2017 - 19:05 WIB

IMG-4431

Ilustrasi. (ist)

MEDAN, kini.co.id
Konsultan MUI Kota Medan, Drs H M Nizar Syarif meminta pemerintah kota Medan bisa sediakan taman pemakanan umum (TPU) layak untuk warga kota Medan. Mengingat, di sejumlah kecamatan masih menjadi persoalan serius.

Karena, Nizar menilai jumlah pertumbuhan penduduk di kota Medan tak sebanding dengan jumlah tempat pemakanan untuk peristirahatan terakhir.

“Jika dilihat di sejumlah TPU di Kota Medan sudah sangat miris dan sempit. Tampak dari mayat yang di kubur tumpang tindih. Ketersediaan lahan kosong di Kota Medan sudah begitu minim. Belum lagi, harga tanah yang selangit untuk penyediaan lokasi pemakaman,” ucap Nizar, Selasa (28/2).

Nizar mengatakan, pemerintah kota Medan harus terlibat dalam penyediaan lokasi pemakaman di kota Medan. Jangan menunggu masyarakat yang menyumbangkan tanah wakaf untuk pemakaman umum.

“Bila perlu Pemko Medan buat Peraturan Daerah (perda) bersama DPRD Kota Medan untuk menangani masalah semakin minim dan sempitnya TPU di Kota ini,” ucap Nizar.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ihwan Ritonga sependapat dengan ucapan Nizar. Tapi, Ihwan mengaku di sekitar kediamannya di kawasan Denai telah sepakat membeli lahan kosong di Kabupaten Deliserdang untuk digunakan sebagai lokasi pemakaman.

“Inisiatif warga ini bisa di jadikan contoh atau pilot project bagi kecamatan lainnya dalam penyediaan lahan,” ucap Ihwan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...
Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh
Aceh - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Tabrakan maut antara dua bus "Simpati Star" di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, ...
Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB

Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah mengatakan menabung dengan emas merupakan keputusan yang bijak. Karena menabung emas lebih terjamin dibanding ...
Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:09 WIB

Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana memberi dana beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu pada 2018 mendatang.Dana ...
Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota ...
Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI
DKI Jakarta - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:56 WIB

Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda empat yang memarkirkan sembarangan atau parkir liar di sepanjang ...