Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Aniaya Istri di Depan Umum, Jai Diamankan Polisi

Aniaya Istri di Depan Umum, Jai Diamankan Polisi

Reporter : Yudi | Sabtu, 25 Februari 2017 - 11:02 WIB

IMG-4337

Ilustrasi

Pontianak, kini.co.id – Jaiman alias Jai Ferja (35) diamankan polisi setelah dengan tega melakukan penganiayaan terhadap istri sirrinya, Bunga (bukan nama sebenarnya) di depan umum.

Usut punya usut, ternyata Jai yang masih memiliki istri itu, mengaku sakit hati setelah mengetahui masa lalu Bunga yang pernah berhubungan badan dengan pria lain sebelum menikah dengannya.

Saat itu, mereka yang sedang berada di Ayani Mega Mall, Kecamatan Pontianak Selatan, berjalan-jalan menikmati akhir pekan. Setelah mengetahui hal tersebut, Keduanya pun terlibat cekcok.

Emosi, Jai lantas menampar Bunga sebanyak dua kali di pipi kirinya. Ia bahkan menjambak rambut Bunga, tak peduli tatapan orang-orang sekitar yang melihat.

Setelah penganiayaan tersebut, Bunga bahkan masih mau ketika diajak Jai untuk keluar dari mall menuju Taman Digulis Untan, Pontianak.

Ternyata setelah berjalan-jalan di taman, emosi Jai masih belum surut. Ia lalu kembali menampar Bunga satu kali. Akibatnya, Bunga mengalami luka memar di bagian wajah dan bola mata sebelah kanannya mengalami pendarahan.

Tak tahan diperlakukan begitu, Bunga pun melaporkan suaminya itu ke Polresta Pontianak.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan,” ucap Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean, Sabtu (25/2/2017).

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap beberapa jam setelah dilaporkan. Ia diamankan di Komplek Melvi Mandiri, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya.

Walaupun tidak ada barang bukti yang disita, namun untuk kuat membuktikan penganiayaan ini penyidik telah memeriksa dua saksi, serta melakukan visum terhadap korban di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Polda Kalbar.

“Selanjutnya, kami akan mengirim SPDP ke Kejaksaan Negeri Pontianak dan mengambil hasil visum ke rumah sakit Anton Soedjarwo,” lanjut Andi.

Saat ini, Jai masih diperiksa di Mapolresta Pontianak. Ia akan dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa
Sulawesi - Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:17 WIB

Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa

Warga Minahasa Penisula sempat dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,1 skala richter yang terjadi Sabtu (16/12/2017) pada pukul 04.27 WIB."Gempa terjadi ...
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...