Kamis, 24 Agustus 2017 | 13.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Aniaya Istri di Depan Umum, Jai Diamankan Polisi

Aniaya Istri di Depan Umum, Jai Diamankan Polisi

Reporter : Yudi | Sabtu, 25 Februari 2017 - 11:02 WIB

IMG-4337

Ilustrasi

Pontianak, kini.co.id – Jaiman alias Jai Ferja (35) diamankan polisi setelah dengan tega melakukan penganiayaan terhadap istri sirrinya, Bunga (bukan nama sebenarnya) di depan umum.

Usut punya usut, ternyata Jai yang masih memiliki istri itu, mengaku sakit hati setelah mengetahui masa lalu Bunga yang pernah berhubungan badan dengan pria lain sebelum menikah dengannya.

Saat itu, mereka yang sedang berada di Ayani Mega Mall, Kecamatan Pontianak Selatan, berjalan-jalan menikmati akhir pekan. Setelah mengetahui hal tersebut, Keduanya pun terlibat cekcok.

Emosi, Jai lantas menampar Bunga sebanyak dua kali di pipi kirinya. Ia bahkan menjambak rambut Bunga, tak peduli tatapan orang-orang sekitar yang melihat.

Setelah penganiayaan tersebut, Bunga bahkan masih mau ketika diajak Jai untuk keluar dari mall menuju Taman Digulis Untan, Pontianak.

Ternyata setelah berjalan-jalan di taman, emosi Jai masih belum surut. Ia lalu kembali menampar Bunga satu kali. Akibatnya, Bunga mengalami luka memar di bagian wajah dan bola mata sebelah kanannya mengalami pendarahan.

Tak tahan diperlakukan begitu, Bunga pun melaporkan suaminya itu ke Polresta Pontianak.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan,” ucap Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean, Sabtu (25/2/2017).

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap beberapa jam setelah dilaporkan. Ia diamankan di Komplek Melvi Mandiri, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya.

Walaupun tidak ada barang bukti yang disita, namun untuk kuat membuktikan penganiayaan ini penyidik telah memeriksa dua saksi, serta melakukan visum terhadap korban di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Polda Kalbar.

“Selanjutnya, kami akan mengirim SPDP ke Kejaksaan Negeri Pontianak dan mengambil hasil visum ke rumah sakit Anton Soedjarwo,” lanjut Andi.

Saat ini, Jai masih diperiksa di Mapolresta Pontianak. Ia akan dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...