Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Awas, Ada Penipuan Modus Undian di Jajanan Anak

Awas, Ada Penipuan Modus Undian di Jajanan Anak

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 22 Februari 2017 - 16:09 WIB

IMG-4281

Paparan penipuan Richeese. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Setelah sempat heboh penipuan dari kopi sachet, kini masyarakat kembali dihebohkan dengan penipuan modus undian di wafer jajanan anak.

Caranya, ada kupon undian yang dimasukkan dalam wafer Richeese Nabati. Kemudian dalam kupon tersebut terdapat pengumuman undian berhadiah mobil.

Modusnya pun cukup meyakinkan, korban kemudian akan diarahkan untuk memasukkan pin ke website yang tertera.

Dari sana, korban diarahkan menelepon nomor call service yang merupakan nomor penipu itu. Pelaku kemudian meminta korban mengirim uang untuk pengurusan pajak dan surat-surat kendaraan bermotor sebelum mobil dikirim.

Hal itu dijelaskan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus saat paparan, Rabu (22/2/2017).

“Korban harus mentransfer Rp 5,7 juta ke rekening tersendiri untuk pajak hadiah yang dijanjikan berupa mobil,” kata dia.

Yusri menyebut ada 10 korban yang merasa dirugikan dan kemudian melaporkan pada kepolisian. Pihaknya sudah berhasil menangkap 3 tersangka dan 2 lagi masih buron.

Sementara, Legal Advisor PT Kaldu Sari Nabati Indonesia Herman mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menyelenggarakan undian apapun.

‎Jika masih menemukan hal serupa, pihaknya mengimbau kepada konsumen agar menghubungi customer service PT Kaldu Sari Nabati Indonesia di email info@nabatisnack.co.id

“Kerugian yang kita derita tidak ternilai karena nama baik kita hancur,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...