Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.59 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Tukang Becak Demo, Helm Gojek Jadi Sasaran

Tukang Becak Demo, Helm Gojek Jadi Sasaran

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 21 Februari 2017 - 12:43 WIB

IMG-4235

Penarik becak yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Walikota Medan. (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Ribuan abang becak menggelar aksi di depan Kantor Walikota Medan, Selasa (21/2/2017).

Mereka menuntut pemerintah menghentikan operasional transportasi online dan taksi gelap.

Dalam aksi oleh Solidaritas Angkutan dan Transportasi Umum (Satu) itu ribuan becak terlihat memadati Jalan Kapten Maulana Lubis hingga Jalan Raden Saleh Medan.

Tak hanya itu mereka menjadikan helm Gojek sebagai bulan-bulanan. Sejumlah tukang becak bahkan mengejar pengendara Gojek yang melintas di Jalan Imam Bonjol.

“Tangkap itu, tangkaaaap,” teriak mereka. Sebagian tukang becak melerai dan menahan anggota mereka.

“Jangan woy, biarkan aja woy, biar, biar,” kata yang lain.

Pengendara Gojek itu pun dengan cepat melarikan diri dari kerumunan tersebut.

Massa penarik becak ini menuntut beberapa hal kepada Walikota Medan. Di antaranya adalah:

1. Hentikan operasional angkutan umum berbasis online dan taksi gelap.

2. Berikan kebebasan untuk operasional becak bermotor tanpa ada larangan masuk ke jalan-jalan tertentu.

3. Permudah pengurusa Speksi/STNK/BK dan lainnya kepada penarik becak bermotor.

4. Hentikan diskriminasi terhadap abang becak, supir angkot dan rakyat miskin lainnya.

5. Berikan jaminan sosial terhadap keluarga pebecak.

6. Jadikan becak sebagai ikon wisata Kota Medan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...