Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Tak Hadiri Pelantikan KNPI Bekasi, Walikota Diwarning

Tak Hadiri Pelantikan KNPI Bekasi, Walikota Diwarning

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 19 Februari 2017 - 12:23 WIB

IMG-4197

Ketua DPP KNPI, Fahd El Fouz (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Ketua DPP KNPI, Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq mengaku kecewa dengan ketidak hadiran Wali Kota Bekasi dalam pelantikan Gilang Esa Mohammad sebagau Ketua DPD KNPI Kota Bekasi periode 2017-2020.

Fahd menuding ketidakhadiran Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam pelantikan DPD KNPI Kota Bekasi karena didatangi oleh Mantan Wali Kota Bekasi Mochtar Mohammad.

“Saya sangat kecewa sekali dengan Pepen itu, saya seharusnya ada kunjungan keluar daerah tapi karena kecintaan saya dengan pak Mochtar saya bela datang kesini. Dan, ini kali pertamanya saya datangi pelantikan tingkat Kota, saya biasanya datang hanya untuk tingkat provinsi saja,” ungkap dia kepada awak media di Graha Wulansari, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu (18/2) malam.

Setidaknya kata Fahd, Rahmat Effendi dapat mengadiri peantikan DPD KNPI Kota Bekasi untuk melihatnya sebagai pengurus DPP Golkar.

Kendati, hal itu tidak dilihat oleh Rahmat Effendi sebagai ketua DPD Golkar Kota Bekasi.

“Saya ini pengurus pusat, kalau Pepen tidak mau hadir karena Mochtar Mohammad, harusnya dia melihat saya sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di DPP, dan di Golkar ketua pemudanya se-indonesia itu saya, seharusnya dia melihat itu,” tegas dia.

Atas hal ini, Fahd mengecam akan mempermasalahkan rekomendasi Partai Golkar agar Rahmat Effendi tidak maju kembali dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi melalui partai berlambang pohon beringin pada 2018 mendatang.

“Tidak main – main, kalau pepen tidak menghormati saya sebagai pengurus DPP Golkar, maka saya akan bisikan ketelinga Ketua DPP Partai Golkar Seta Novanto.”

“Jabatan saya di DPP Golkar itu bisa menolak dan mengusulkan siapa yang akan di usung untuk bertarung dalam Pilkada. Dan, sekarang sudah terlihat siapa yang sudah bermain – main dengan saya, serta semuanya sudah saya sampaikan kepada Ketua DPP Golkar,” tegasnya.

Menurut Fahd, populitas Rahmat Effendi saat ini masih dapat tersaingi oleh Siti Aisyah yang merupakan Ketua KNPI Jawa Barat.

Oleh karena itu, Siti Aisyah masih dapat dipromosikan dalam elit politik untuk bertarung dalam Pilkada mendatang.

“Apalagi yang sudah saya dengar, Siti Aisyah ini keukeuh (ngotot, red) ingin maju dalam Pilkada 2018 mendatang, dan saya bisa merekomendasikan itu semua. Bila perlu dia dapat berpasangan langsung dengan Mochtar Mohammad yang merupakan mantan Wali Kota Bekasi,” tukasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...