Minggu, 22 Oktober 2017 | 22.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>DPRD Medan: Reklame Berdiri Setiap Hari di Titik Larangan

DPRD Medan: Reklame Berdiri Setiap Hari di Titik Larangan

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 16 Februari 2017 - 19:50 WIB

IMG-4146

Ilustrasi reklame bermasalah di Jalan Stasiun Kereta Api Medan. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id
Ketua Fraksi Hanura DPRD Medan, Landen Marbun menyebutkan setiap hari ada papan reklame yang berdiri di titik larangan. Walikota Medan, harus tegas dalam bersikap karena telah merusak estetika kota.

Landen mengatakan telah lelah mengingatkan melalui media massa agar pemerintah kota Medan bisa membersihkan dan tegas terhadap pengusaha reklame yang terus membandel. Sayangnya, dinas yang harusnya memangkas keberadaan reklame bermasalah masih tebang pilih.

“Jangankan saya, kalian (jurnalis) pun sudah capek menyoroti masalah ini. Tinggal lagi ketegasan Wali Kota lah yang kita butuhkan,” ucap Landen, Kamis (16/2).

Tak ada pilihan kecuali ketegasan dalam membersihkan papan reklame jika ingin menata kota lebih baik. Sebab semestinya, perusahaan papan reklame yang sudah ditumbangkan, tercatat dalam daftar hitam Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan agar tak dikeluarkan lagi perpanjangan izinnya.

“Dulu memang ada rencana mengkaji ulang kawasan boleh ataupun tidak. Tapi kenyataanya, papan reklame terus tumbuh dan tumbuh,” kata Landen.

Seperti diketahui, ada belasan titik larangan berdirinya papan reklame di kota Medan. Mulai di Jalan Imam Bonjol, Jalan Sudirman, Jalan Kapt Maulana Lubis, Jalan Diponegoro, Jalan Balaikota, Jalan Pengadilan, Jalan Kejaksaan, Jalan Suprapto, Jalan Pulaupinang, Jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun, Jalan Raden Saleh, dan Jalan Putri Hijau.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Erry berharap dana desa tepat sasaran
Sumatera Utara - Minggu, 22 Oktober 2017 - 22:10 WIB

Erry berharap dana desa tepat sasaran

Peningkatan dana desa yang sangat signifikan dari tahun ketahun harus diimbangi dengan kemampuan kapasitas para aparatur di desa. Kehadiran para ...
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...