Kamis, 22 Februari 2018 | 01.46 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>SBY Tak Dampingi Agus di Pidato Kekalahan, Kenapa?

SBY Tak Dampingi Agus di Pidato Kekalahan, Kenapa?

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 16 Februari 2017 - 11:36 WIB

IMG-4123

SBY hadir di rumah pemenangan Agus-Sylvi. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Linangan airmata Anissa Pohan, mengiringi pidato kekalahan suaminya Agus Harimurti Yudhoyono di Pilkada DKI Jakarta, Rabu (15/2/2017).

Agus menyampaikan pidato di posko pemenangan Agus-Sylvi di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat didampingi sang istri dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni.

Namun, ayah Agus Yudhoyono, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak terlihat mendampingi anaknya saat berusaha berlapang dada berdiri di depan pendukungnya menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terimakasih.

Terkait ini Juru Bicara Demokrat Rico Rustumbi mengatakan SBY memiliki sejumlah alasan. Salahsatunya ia ingin Agus dan Sylvi menjadi sosok yang sangat ksatria dengan menyampaikan langsung kepada rakyat kekalahan mereka. Itu kenapa SBY tidak mendampingi Agus meski hadir di lokasi.

Selain itu, SBY juga saat itu sedang menggelar rapat bersama kader Demokrat dan membahas Pilkada 2017.

“Rapat bersama kader Demokrat termasuk yang datang dari daerah. Konsolidasi untuk pilkada serentak dan evaluasi, dan memberikan semangat untuk tetap bekerja keras untuk mempersiapkan pilkada 2018,” ucapnya.

Sebelumnya, setelah hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta keluar, Agus Yudhoyono menyampaikan pidato kekalahannya di di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Hal itu karena perolehan suara Agus-Sylvi jauh tertinggal dibanding paslon lainnya.

Sebagai informasi berdasarkan C1 pasangan Ahok-Djarot masih unggul di putaran pertama Pilgub DKI Jakarta dengan perolehan suara 703.637 atau 44,14%. Kemudian disusul oleh pasangan Anies-Sandi dengan perolehan suara 630.114 suara atau 39,53%. Sedangkan posisi terakhir ditempati oleh pasangan Agus-Sylvi dengan perolehan suara 260.185 atau 16,32%.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...