Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Barat>Lagi! 28 Murid SD Keracunan Setelah Makan Pentol

Lagi! 28 Murid SD Keracunan Setelah Makan Pentol

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 14 Februari 2017 - 10:03 WIB

IMG-4068

Ilustrasi

Solok, kini.co.id – Akhir-akhir ini kasus keracunan makanan semakin banyak saja terjadi. Kali ini murid-murid SDN 03 Cupak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat menjadi korbannya.

Setidaknya 28 murid menjadi korban diduga keracunan jajanan jenis pentol (bakso tusuk) dan harus dilarikan ke Puskesmas Juagaek, Nagari Cupak, Senin (13/2/2017) kemarin.

Menurut salah satu korban, Gilang, sebelumnya Ia dan beberapa temannya diketahui membeli jajanan pentol dari pedagang asongan yang berada di sekitar sekolah.

Tak lama setelah memakan pentol itu, Ia merasakan perutnya sakit, mual dan bahkan mengeluarkan muntah. Ternyata hal itu juga dialamai oleh murid-murid lainnya yang juga memakan jajanan itu.

“Ternyata, tidak saya saja merasakan mual. Kawan-kawan yang membeli pentol di tempat itu juga muntah,” ceritanya, Selasa (14/2/201).

Karena semakin banyaknya murid yang mengaku kesakitan dan tumbang di waktu bersamaan, pihak sekolah pun langsung membawa murid-muridnya ke puskesmas dekat sekolah.

Sri Efianti selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, yang turut ke Puskesmas Juagaek mengatakan, 28 murid tersebut sudah mendapatkan perawatan medis.

Ia juga mengungkapkan saat ini pihaknya juga masih memeriksa sampel muntah para murid untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kenapa murid-murid itu kesakitan.

Di lain tempat, Kasat Reskrim Polres Arosuka Solok, AKP Edwin, menuturkan, kalau pihaknya telah mengamankan pedagang pentol tersebut guna diperiksa lebih lanjut.

Putra Nusa (23) selaku pedagang pentol mengaku, tidak menjual pentol basi kepada petugas. Ia menejelaskan kalau bahan-bahan pembuat pentol tersebut dibelinya hari Minggu dan dijualnya hari Senin pagi.

“Kita masih mendalami kasus keracunan ini,” pungkas Edwin.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...
Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 11:29 WIB

Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas

Sosok Rahmad Pardamean Hasibuan tak asing lagi di mata warga Padang Lawas, Sumut.Meski kalah pada Pilkada yang lalu, Rahmad tak ...
Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk
Kalimantan - Kamis, 17 Agustus 2017 - 22:01 WIB

Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk

Sebuah jembatan beton di Desa Bangkit Baru - Desa Tanifah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola patah dibagian tengah. Akibat patahnya ...