Jumat, 20 Oktober 2017 | 17.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Barat>Lagi! 28 Murid SD Keracunan Setelah Makan Pentol

Lagi! 28 Murid SD Keracunan Setelah Makan Pentol

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 14 Februari 2017 - 10:03 WIB

IMG-4068

Ilustrasi

Solok, kini.co.id – Akhir-akhir ini kasus keracunan makanan semakin banyak saja terjadi. Kali ini murid-murid SDN 03 Cupak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat menjadi korbannya.

Setidaknya 28 murid menjadi korban diduga keracunan jajanan jenis pentol (bakso tusuk) dan harus dilarikan ke Puskesmas Juagaek, Nagari Cupak, Senin (13/2/2017) kemarin.

Menurut salah satu korban, Gilang, sebelumnya Ia dan beberapa temannya diketahui membeli jajanan pentol dari pedagang asongan yang berada di sekitar sekolah.

Tak lama setelah memakan pentol itu, Ia merasakan perutnya sakit, mual dan bahkan mengeluarkan muntah. Ternyata hal itu juga dialamai oleh murid-murid lainnya yang juga memakan jajanan itu.

“Ternyata, tidak saya saja merasakan mual. Kawan-kawan yang membeli pentol di tempat itu juga muntah,” ceritanya, Selasa (14/2/201).

Karena semakin banyaknya murid yang mengaku kesakitan dan tumbang di waktu bersamaan, pihak sekolah pun langsung membawa murid-muridnya ke puskesmas dekat sekolah.

Sri Efianti selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, yang turut ke Puskesmas Juagaek mengatakan, 28 murid tersebut sudah mendapatkan perawatan medis.

Ia juga mengungkapkan saat ini pihaknya juga masih memeriksa sampel muntah para murid untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kenapa murid-murid itu kesakitan.

Di lain tempat, Kasat Reskrim Polres Arosuka Solok, AKP Edwin, menuturkan, kalau pihaknya telah mengamankan pedagang pentol tersebut guna diperiksa lebih lanjut.

Putra Nusa (23) selaku pedagang pentol mengaku, tidak menjual pentol basi kepada petugas. Ia menejelaskan kalau bahan-bahan pembuat pentol tersebut dibelinya hari Minggu dan dijualnya hari Senin pagi.

“Kita masih mendalami kasus keracunan ini,” pungkas Edwin.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...
Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh
Aceh - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Tabrakan maut antara dua bus "Simpati Star" di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, ...
Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB

Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah mengatakan menabung dengan emas merupakan keputusan yang bijak. Karena menabung emas lebih terjamin dibanding ...
Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:09 WIB

Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana memberi dana beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu pada 2018 mendatang.Dana ...
Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota ...
Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI
DKI Jakarta - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:56 WIB

Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda empat yang memarkirkan sembarangan atau parkir liar di sepanjang ...