Senin, 21 Agustus 2017 | 21.03 WIB
KiniNEWS>Regional>Bali>Meresahkan, 4 Pria Ditangkap Karena Hobi Pungli di Kintamani

Meresahkan, 4 Pria Ditangkap Karena Hobi Pungli di Kintamani

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 13 Februari 2017 - 12:00 WIB

IMG-4054

(Ilustrasi)

Denpasar, kini.co.id – Pungutan liar (pungli) berkedok retribusi masih menghantui daerah-daerah wisata di Indonesia.

Seperti di Kintamani, Denpasar, Bali, pungli dilakukan sejumlah oknum yang mengaku mengutip uang retribusi.

Faktanya, mereka hanya mengutip uang tanpa memberikan karcis. Sehingga tidak diketahui kemana uang itu bermuara. Selain itu, mereka melakukan kecurangan-kecurangan tarif retribusi demi mengambil keuntungan pribadi.

Alhasil, polisi menangkap 4 pelaku pungli yakni INDD (47) dan IKS (47) di pos pemungutan karcis pariwisata di Banjar (Dusun) Petung, Desa Batur Tengah, Kintamani, dan INM (46) serta INL (47) di pos pemungutan karcis pariwisata di Simpang Tiga menuju Desa Sekaan, Jalan Raya Kintamani Singaraja, wilayah Desa Batur Tengah, Kintamani.

“Mereka menerima uang retribusi, tetapi tidak memberikan karcis kepada pemandu, sopir atau tamu. Selain itu memberikan karcis tidak sesuai dengan tamu di dalam mobil, seperti pengunjung berjumlah delapan orang namun diberikan karcis sejumlah enam lembar,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, di Denpasar, Senin (13/2/2017).

Selain itu, pelaku juga memberikan karcis lokal kepada turis asing, sementara biaya yang dipungut adalah sebesar tarif karcis turis asing.

“Karcisnya Rp16.000, namun uang yang dipungut senilai Rp31.000,” lanjutnya.

Polisi menerapkan pasal 3 subsider pasal 12 huruf e UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana paling singkat satu tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...
Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:26 WIB

Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi

Wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menerapkan sistem ganjil genap di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mendapatkan tanggapan negatif.BTJP memberlakukan sistem ...
Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika
Sumatera Utara - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:24 WIB

Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika

Kejadian naas menimpa para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) di depan lokasi Pemandian Gundaling, Minggu (20/8/2017).Para mahasiswa ...
Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 11:20 WIB

Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling

Bus angkutan karyawan pabrik bernomor plat kendaraan B7212 TAA terguling di perempatan jalan lapangan Multiguna, Margahayu, Bekasi Timur, Senin (21/8/2017) ...
Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Senin, 21 Agustus 2017 - 01:03 WIB

Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan Partai Gerindra, PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan lampu hijau pada Pemilihan Gubernur ...
Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN
Jawa Barat - Minggu, 20 Agustus 2017 - 23:35 WIB

Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman mengatakan pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu tak hanya didukung PKS dan Gerindra ...