Kamis, 22 Februari 2018 | 01.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Surabaya Juarai Peringkat Tertinggi Kasus HIV/AIDS di Jatim

Surabaya Juarai Peringkat Tertinggi Kasus HIV/AIDS di Jatim

Reporter : Yudi | Sabtu, 11 Februari 2017 - 11:14 WIB

IMG-4037

Ilustrasi

Surabaya, kini.co.id – Kasus penyebaran penyakit HIV/AIDS di Jawa Timur (Jatim) tiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Bahkan Kota Surabaya menempati peringkat tertinggi kasus penyakit mematikan itu disusul dengan Kota Malang dan Sidoarjo.

Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur, pada 2016 tercatat di Surabaya terdapat sebanyak 8.300 kasus, disusul Kota Malang sebanyak 3.400 kasus dan Kabupaten Sidoarjo sebanyak 2.800 kasus.

Ansarul Farudda selaku Kabid Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinkes Jatim menjelaskan, terdapat dua faktor yang menyebabkan tingginya penularan virus HIV itu.

“Melalui hubungan bercinta tidak aman atau heteroseksual. Faktor kedua, adalah penggunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif atau napza. Khususnya yang menggunakan suntik,” ungkapnya dikutip dari JPNN, Sabtu (11/2/2017).

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, UM Surabaya, Mundakir, mengatakan, pihaknya bahkan memasukkan Pendidikan HIV/AIDS dalam kurikulum perkuliahan.

“Ini untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran kasus HIV di usia mahasiswa yang rawan melakukan seks bebas atau terikat narkoba,” terang Mundakir.

Tingginya angka kasus ini membawa konsekuensi pada besarnya jumlah bayi lahir dengan HIV. Pada tahun 2016 lalu diketahui ada 559 bayi positif HIV-AIDS.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...