Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Warga Berastagi: Gempa Tak Berhenti Sampai Pagi

Warga Berastagi: Gempa Tak Berhenti Sampai Pagi

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 10 Februari 2017 - 11:31 WIB

IMG-4013

Ilustrasi gempa (ist)

Medan, kini.co.id – Warga Medan kembali dikejutkan dengan gempa yang mengguncang daerah mereka. Gempa tersebut dirasakan lebih dari sekali.

Namun yang paling terasa adalah yang terjadi pada Jumat (10/2/2017) pukul 01.16 dini hari dan 04.50. Warga bahkan sempat berhamburan dari rumah.

“Iya, anak-anak sampai keluar dari kamar asrama,” kata salahseorang guru di sekolah muslim Medan, Balyan Siregar.

Sementara, di Berastagi kondisi lebih mencekam pasalnya gempa dirasakan lebih kuat. Sebab sebagian episentrum gempa terletak di Kabupaten Karo.

“Kalau di sini sampai pagi gempa terus. Tidak ada berhenti,” jelas Mala, seorang warga Berastagi Kabupaten Karo.

Ia mengatakan tidak ada kerusakan yang berarti akibat gempa tersebut, hanya saja sejumlah rumah mengalami keretakan ringan saja.

“Kami gak tidur lagi karena dari malam gempa terus, yang paling kuat pas jam 1 dan subuh tadi,” katanya.

Ia pun menjelaskan warga tidak panik sebab di sana hampir setiap hari terjadi gempa baik berkekuatan kecil maupun sedang.

Sementara info dari BMKG Sumut, gempa pertama terjadi pada pukul 00.00-06.00 WIB.

Gempa berkekuatan 3.6 SR, terjadi pada pukul 00:19:27 WIB, pusat gempa berada di 3.24 LU, 98.48 BT (di Darat, 28 km Barat laut Kab. Karo-SUMUT), dengan kedalaman 10 km.

4.5 SR pada 01:00:09 WIB, Lok: 3.34 LU, 98.50 BT (di Darat, 24 km Barat daya Kab. Deli Serdang-SUMUT), di kedalaman 10 Km

3.4 SR, pada 01:16:06 WIB, Lok: 3.25 LU, 98.48 BT (di Darat, 28 km TimurLaut KAB.KARO-SUMUT), di kedalaman 12 Km.

2.4 SR, pada 02:24:12 WIB, Lok: 3.22 LU, 98.50 BT (di Darat, 29 km TimurLaut KAB.KARO-SUMUT), kedalaman 10 Km.

4.5 SR, pada 04:50:52 WIB, Lok: 3.32 LU, 98.48 BT (di Darat, 27 km BaratDaya KAB.DELISERDANG-SUMUT), kedalaman 10 Km.

4.3 SR, pada 05:04:27 WIB, Lok: 3.30 LU, 98.48 BT (di Darat, 28 km BaratDaya KAB.DELISERDANG-SUMUT), kedalaman 10 Km.

2.7 SR, pada 06:13:34 WIB, Lok: 3.29 LU, 98.48 BT (di Darat, 28 km BaratDaya KAB.DELISERDANG-SUMUT), kedalaman 10 Km.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...