Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.06 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Gapai: Air Mengalir Kalau Ditahan

Gapai: Air Mengalir Kalau Ditahan

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 9 Februari 2017 - 20:02 WIB

IMG-4001

aksi 112. (ist)

MEDAN, kini.co.id
Koordinator Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut Heriansyah menyebutkan larangan aksi 11 Februari atau 112 besok adalah bentuk intimidasi. Tak ada alasan polisi mengeluarkan aturan menghalanginya.

“Apa dasar mereka melarang kita. Masa tenang itu tiga hari sebelum Pilkada. Kita kan di luar itu. Dan tajuknya jalan santai. Itu hanya bentuk persaudaraan kita yang memuncak, apa hubungannya sama Pilkada. Itu kan intimidasi,” ujar Heriansyah, Kamis (9/2).

Heriansyah menilai, mestinya polisi mengawasi aksi yang didominasi oleh umat muslim. Tidak ngotot melarang aksi itu berlangsung.

“Air mengalir kalau ditahan, energinya akan berlipat ganda ketika lepas, tidak terkendali. Lebih bagus diiringi, diikuti daripada diintimidasi,” ujar dia.

Menurutnya, hingga Kamis (9/2) sudah ribuan warga Sumatera Utara yang mendaftar dan berangkat ke Jakarta. Heriansyah yakin, angka itu terus meningkat kendati Polda Metro Jaya melarangnya.

“Kita tetap pergi, kita nggak akan mundur. Nampaknya harus ada tekanan yang kuat kepada penyelenggara negara,” ujar Heriansyah.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...