Sabtu, 16 Desember 2017 | 00.35 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Pilkada DKI Jakarta Dipantau 15 Negara

Pilkada DKI Jakarta Dipantau 15 Negara

Reporter : Rakisa | Kamis, 9 Februari 2017 - 18:01 WIB

IMG-4000

KPU DKI Jakarta akan gelar debat final Pilgub DKI. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Magnet Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 15 Februari depan menjadi perhatian tersendiri bagi negara luar untuk ikut serta memantau jalannya pesta demokrasi, terutama Pilkada DKI Jakarta.

Tak tanggung-tanggung sebanyak lima belas negara dari Asia, Eropa dan Amerika ikut memantau langsung Pilkada DKI Jakarta nanti.

Apakah ini imbas dari isu petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menjadi isu internasional.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos mengatakan 15 negara yang akan memantau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada 15 Februari nanti merupakan kesepakatan internasional, beberapa negara ketika ada kegiatan pemilu di suatu tempat biasanya mereka ikut memantau saja.

Menurut Betty, 15 negara tersebut diverifikasi dan diakreditasi oleh KPU RI karena menurut ketentuan untuk pemantau luar negeri akreditasinya tidak di KPU DKI tetapi ada di KPU RI.

“Kami hanya menerima surat dari KPU RI bahwa akan ada 15 negara pemantau. Mungkin dari sekian banyak akan ada 15 negara yang akan melihat. Saya yang ingatnya antara lain Singapura, Malaysia, Filipina, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Australia. Itu antara lain yang akan ikut memantau,” kata Betty kepada Wartawan di KPUD DKI Jakarta, Kamis (9/2).

Ia menyatakan hal tersebut merupakan kebiasaan dalam pelaksanaan demokrasi jika ada pemilu di manapun biasanya mereka ikut mengundang kami.

“Kami juga pernah ikut memantau di Sri Lanka, Filipina. Ya memantau saja, observer. Jadi mereka juga melihat bagaimana kami melakukan kegiatan demokratisasinya melalui Pilkada, melalui pemilu juga,” ujarnya.

Pihaknya pun sudah menentukan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan dikunjungi pemantau dari luar negeri itu, yakni lapas, rutan, kawasan kumuh, dan kawasan elit.

“Jadi akan tersebar. Tetapi nanti mereka datangnya rombongan dan kami yang melayani. Mereka mencatat saja. Biasanya kan mereka bertanya, “TPS buka jam berapa?, Bagaimana prosesnya?” Karena mereka biasanya membandingkan dengan negara mereka,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...
Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:18 WIB

Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi kebut proses perekaman KTP Elektronik hingga akhir Desember 2017 ini.Hal ini menyusul adanya ...
Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:05 WIB

Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri

Ratusan siswa SDN 06 Setia Mekar menjadi target Puskesmas setempat melakukan imunisasi difteri. Hal ini dilakukan sebagai pencagahan dan menekan ...
Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:26 WIB

Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga

Salah seorang maling bonyok di keroyok massa ketika aksinya terpergoki oleh warga di Kontrakan Gang Painah RT 01/01, Kelurahan Pengasinan, ...
Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD
DKI Jakarta - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:22 WIB

Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menarik dua raperda dari DPRD, dua raperda tersebut adalah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau ...
2 Medali Emas Jadi Target PSTI Kota Bekasi di Porda Jabar
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:03 WIB

2 Medali Emas Jadi Target PSTI Kota Bekasi di Porda Jabar

Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Bekasi targetkan dua medali emas dalam gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat tahun ...