Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.09 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>DPRD Cilegon Bahas soal PAD di Medan

DPRD Cilegon Bahas soal PAD di Medan

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 8 Februari 2017 - 19:48 WIB

IMG-3965

Kunjungan DPRD kota Cilegon ke Kantor DPRD kota Medan. (Kininews/fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Wakil Ketua DPRD kota Medan, Iswanda Nanda Ramli menyambut kedatangan rombongan DPRD Cilegon, Rabu (8/2). Kunjungan itu membahas berbagai hal termasuk strategi peningkatan optimal pendapatan asli daerah (PAD).

Tak kurang 17 anggota Komisi III DPRD Cilegon hadir dan bersilaturahmi dengan DPRD kota Medan. Bersama sekretaris DPRD kota Medan Abdul Azis, Kabag Humas, Yuslizar Usman menemani persahabatan antar DPRD.

Ketua Komisi III DPRD Cilegon, Babay Suhaemi menyebutkan sengaja melangkahkan kaki menuju Kantor DPRD kota Medan untuk diskusi dan tukar pikiran tentang banyak hal. Terutama soal masukan dalam meningkatakan dan mengoptimalkan PAD dari pemerintah kota Medan.

“Terkait kunjungan ini, kami ingin belajar mengenai sejumlah aturan yang membantu pembangunan kota Cilegon dalam meningkatkan PAD. Potensi PAD di kota Cilegon sangat luar biasa. Kami anggap Kota Medan sangat berhasil dalam meningkatkan PAD nya,” ucap Suheimi.

Suhaemi mengatakan, PAD pemerintah kota Cilegon berjumlah tak kurang dari Rp660miliar dengan APBD 2017 mencapai Rp1,3triliun.

“Untuk itu, maka pencarian sumber PAD merupakan upaya yang perlu dilakukan oleh pemkot Cilegon, ” ujar Suhaemi.

Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli menyambut baik kehadiran DPRD kota Cilegon. Nanda pun membeberkan PAD kota Medan 2016 Rp 1,9 Triliun dan bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak penerangan umum, retribusi parkir, retribusi IMB dan pajak reklame.

“APBD Medan 2017 sebesar Rp 5, 2 Triliun,” ucap Nanda.

Kini, pemerintah kota Medan sedang menggenjot PAD dari pajak reklame yang diharapkan jadi potensi untuk modal pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

“Pajak reklame dianggap dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Medan mempunyai potensi serta prospek yang cerah melihat perkembangan berbagai macam produk yang semakin meningkat. Selain itu, meningkatnya kebutuhan perusahaan, ” ujarnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...