Kamis, 24 Agustus 2017 | 10.11 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>DPRD Cilegon Bahas soal PAD di Medan

DPRD Cilegon Bahas soal PAD di Medan

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 8 Februari 2017 - 19:48 WIB

IMG-3965

Kunjungan DPRD kota Cilegon ke Kantor DPRD kota Medan. (Kininews/fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Wakil Ketua DPRD kota Medan, Iswanda Nanda Ramli menyambut kedatangan rombongan DPRD Cilegon, Rabu (8/2). Kunjungan itu membahas berbagai hal termasuk strategi peningkatan optimal pendapatan asli daerah (PAD).

Tak kurang 17 anggota Komisi III DPRD Cilegon hadir dan bersilaturahmi dengan DPRD kota Medan. Bersama sekretaris DPRD kota Medan Abdul Azis, Kabag Humas, Yuslizar Usman menemani persahabatan antar DPRD.

Ketua Komisi III DPRD Cilegon, Babay Suhaemi menyebutkan sengaja melangkahkan kaki menuju Kantor DPRD kota Medan untuk diskusi dan tukar pikiran tentang banyak hal. Terutama soal masukan dalam meningkatakan dan mengoptimalkan PAD dari pemerintah kota Medan.

“Terkait kunjungan ini, kami ingin belajar mengenai sejumlah aturan yang membantu pembangunan kota Cilegon dalam meningkatkan PAD. Potensi PAD di kota Cilegon sangat luar biasa. Kami anggap Kota Medan sangat berhasil dalam meningkatkan PAD nya,” ucap Suheimi.

Suhaemi mengatakan, PAD pemerintah kota Cilegon berjumlah tak kurang dari Rp660miliar dengan APBD 2017 mencapai Rp1,3triliun.

“Untuk itu, maka pencarian sumber PAD merupakan upaya yang perlu dilakukan oleh pemkot Cilegon, ” ujar Suhaemi.

Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli menyambut baik kehadiran DPRD kota Cilegon. Nanda pun membeberkan PAD kota Medan 2016 Rp 1,9 Triliun dan bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak penerangan umum, retribusi parkir, retribusi IMB dan pajak reklame.

“APBD Medan 2017 sebesar Rp 5, 2 Triliun,” ucap Nanda.

Kini, pemerintah kota Medan sedang menggenjot PAD dari pajak reklame yang diharapkan jadi potensi untuk modal pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

“Pajak reklame dianggap dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Medan mempunyai potensi serta prospek yang cerah melihat perkembangan berbagai macam produk yang semakin meningkat. Selain itu, meningkatnya kebutuhan perusahaan, ” ujarnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...