Senin, 21 Agustus 2017 | 20.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Inspektorat Disuruh Hitung Kerugian Negara dari Polemik Pasar Pringgan Medan

Inspektorat Disuruh Hitung Kerugian Negara dari Polemik Pasar Pringgan Medan

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 8 Februari 2017 - 11:44 WIB

IMG-3952

Pasar Pringgan Medan. (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Medan dinilai abai dalam menjaga aset-aset negara termasuk di pasar-pasar tradisional. Setelah polemik sewa-menyewa Gedung Pasar Aksara, kini Pemko Medan mengulang kesalahan yang sama di Pasar Pringgan.

Pasalnya, sejak April 2016 masa penyewaan gedung atas nama PT Tri Wira Loka Jaya (TWJL) itu telah berakhir. Namun Pemko Medan melakukan pembiaran sehingga biaya sewa selama 9 bulan tidak tahu kemana muaranya.

Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN, Kuat Surbakti mengingatkan Pemko Medan seharusnya tidak tutup mata terhadap aset-aset negara yang seharusnya menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita tidak tahu sewa bangunan itu masih dibayar atau tidak. Jika dibayar kepada siapa juga kita tidak mengetahui uangnya masuk kantong siapa,” ucapnya pada Kini.co.id, Rabu (8/2/2017).

Kuat juga mengingatkan jangan sampai dana yang seharusnya masuk ke PAD jadi masuk ke kantong oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini.

Ia pun mengatakan pihaknya sudah pernah menyampaikan ini kepada Pemko Medan, namun Pemko mengatakan belum mengutip sewa karena masih menghitung.

Tapi tahun berlalu perhitungan yang dimaksud masih juga belum selesai.

“Saya lihat, pemko tak kuasai persoalan ini. Kenapa tidak direspon masa sewa yang sudah berakhir. Ini kan lucu, luar biasa pemko membiarkan aset-asetnya seperti ini,” pungkasnya.

Anggota Komisi C DPRD Medan ini pun meminta Inspektorat Kota Medan menghitung kerugian negara akibat kelalaian ini.

“Inspektorat perlu periksa ini, berapa ┬ákerugian kota Medan dengan tidak bayarnya sewa bangunan tersebut, jangan sampai pembayaran nya masuk ke kantong pribadi,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 16:50 WIB

PKB Majalengka Optimis Rebut Pilkada dari PDI-P

Ketua DPC PKB Majalengka, Jawa Barat Hamdi mengaku optimis merebut kursi kepala daerah dalam Pilkada Majalengka 2018 mendatang."Optimis, kenapa tidak," ...
Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:26 WIB

Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi

Wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menerapkan sistem ganjil genap di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mendapatkan tanggapan negatif.BTJP memberlakukan sistem ...
Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika
Sumatera Utara - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:24 WIB

Ini Nama 12 Mahasiswa Pema UIN SU Korban Kecelakaan Bus Sartika

Kejadian naas menimpa para mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) di depan lokasi Pemandian Gundaling, Minggu (20/8/2017).Para mahasiswa ...
Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling
Jawa Barat - Senin, 21 Agustus 2017 - 11:20 WIB

Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling

Bus angkutan karyawan pabrik bernomor plat kendaraan B7212 TAA terguling di perempatan jalan lapangan Multiguna, Margahayu, Bekasi Timur, Senin (21/8/2017) ...
Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Senin, 21 Agustus 2017 - 01:03 WIB

Sudirman Said Optimis Dapat Dukungan Tiga Parpol di Pilgub Jateng

Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan Partai Gerindra, PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan lampu hijau pada Pemilihan Gubernur ...
Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN
Jawa Barat - Minggu, 20 Agustus 2017 - 23:35 WIB

Sohibul Iman: Pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu Juga Didukung PAN

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohammad Sohibul Iman mengatakan pasangan Deddy Mizwar- Ahmad Syaikhu tak hanya didukung PKS dan Gerindra ...